sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id advo
Senin, 10 Mei 2021 10:30 WIB

Perbedaan karakter The Umbrella Academy versi komik dan Netflix

Berikut adalah daftar karakter The Umbrella Academy yang berbeda pada versi komik dengan yang ada di Netflix.

Perbedaan karakter The Umbrella Academy versi komik dan Netflix
Source: ScreenRant

The Umbrella Academy adalah serial Netflix populer yang bercerita tentang keluarga pahlawan super. Mereka berusaha menghentikan kiamat yang akan datang di setiap musimnya. Namun, tidak banyak yang tahu kalau serial ini diadaptasi dari komik dengan nama yang sama, ditulis oleh Gerard Way dan diilustrasikan oleh Gabriel Bá.

Serial memiliki naskah, pengembangan karakter, serta plot yang baik selama dua musim pertamanya. Meski demikian, ada beberapa hal yang diubah dari versi komik ke versi layar kaca, seperti penampilan karakter. Versi komik menampilkan karakter yang lebih kental kesan superhero. Berikut Tek.id bagikan perbedaan karakter The Umbrella Academy di komik dan di serial Netflix.

1. Five 

Five menghilang sebagai seorang anak, dan baru kembali setelah pemakaman Reginald Hargreeves. Ia memiliki kemampuan teleportasi dari waktu ke waktu yang berbeda. Tampaknya, Five satu-satunya karakter yang benar-benar fokus menghentikan kiamat, tanpa disandingkan dengan urusan kehidupan pribadi.

Versi komik, Five terkadang menggunakan kacamata. Sedangkan ia tidak pernah terlihat mengenakan kacamata selama di serial Netflix. Ia juga terlihat lebih muda dan pucat di dalam layar. Gaya rambutnya pun sedikit berbeda.

2. Luther

Mantan pemimpin Umbrella Academy ini menemukan krisis identitas dalam dirinya selama dua musim terakhir. Ia dilema harus mengikuti perintah ayahnya atau menyadari kenyataan kalau ayahnya tidak terlalu peduli.

Namun, perbedaan terlihat jelas antara Luther di komik dan di Netflix. DNA kera yang disuntikkan ke tubuh Luther lebih terlihat hasilnya di versi komik. Tubuhnya benar-benar besar bak seekor gorila dengan rambut tebal di sekitar pergelangan tangan, ditambah pakaian ruang angkasa. Sementara versi Netflix tampak lebih realistis.

3. Vanya

Vanya adalah anggota Umbrella Academy terakhir yang baru menyadari kekuatannya. Merasa seperti orang buangan, Vanya sebenarnya memiliki kemampuan super yang paling kuat.

Awalnya, versi komik dan Netflix Vanya cukup mirip. Namun, ketika Vanya mengaktifkan kekuatan dia di komik, seluruh tubuhnya berubah menjadi putih bersih termasuk rambut dan pakaian. Sedangkan versi Netflix, hanya bola mata Vanya yang berubah ketika sedang beraksi. Rambutnya juga lebih panjang daripada yang ada di komik.

4. Klaus

Sering menjadi pahlawan yang ogah-ogahan di Umbrella Academy, Klaus berfungsi sebagai pelawak dalam serial. Dia memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang mati, tetapi tidak sering menggunakan kekuatan, dibanding dengan karakter yang lain.

Dalam komik, Klaus memiliki kulit putih pucat, rambut hitam pendek, dan kurus. Sedangkan versi Netflix, ia seorang pria berkulit putih dengan rambut hitam keriting panjang, serta kumis dan jenggot di wajahnya. 

5. Diego

Diego bisa dibilang yang paling jagoan di Umbrella Academy. Ia memiliki kekuatan untuk mengubah lintasan benda apapun yang dilempar. Dalam komik, Diego digambarkan sebagai pria berkulit putih dengan rambut kuning panjang.

Sedangkan dalam serial Netflix, Diego adalah seorang pria hispanik dengan rambut hitam gelap dan jenggot di sekitar dagunya. Versi komik Diego mengenakan kostum superhero sederhana yang terdiri dari penutup mata dan baju bergaris horizontal hitam dan abu-abu dengan gambar tengkorak di bagian dada.

Tag
Share
×
tekid
back to top