sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id advo
Senin, 07 Jun 2021 14:14 WIB

Mengapa hibrida di Sweet Tooth bisa bicara? Ini penjelasannya

Gus dan Wendy adalah hibrida yang dapat berbicara dalam serial Sweet Tooth. Lalu, mengapa hanya sedikit hibrida yang bisa bicara? Berikut Tek.id jelaskan alasannya.

Mengapa hibrida di Sweet Tooth bisa bicara? Ini penjelasannya
Source: ScreenRant

Netflix belum lama merilis serial dongeng pasca-apokaliptik berjudul Sweet Tooth. Dalam serial tersebut, pemeran utama Gus (Christian Convery) merupakan manusia bertanduk rusa atau yang mereka sebut sebagai hibrida. Gus menjadi salah satu hibrida spesial karena dianggap satu-satunya yang bisa berbicara.

Faktanya, menjelang episode akhir, hibrida dengan kemampuan verbal seperti Gus muncul satu persatu. Salah satunya Wendy, hibrida yang diasuh oleh Aimee Eden di kebun binatang sejak bayi, dengan hidung dan telinga babi.

Lalu, mengapa mereka terkejut melihat hibrida yang dapat berbicara? Dan mengapa Gus ataupun Wendy bisa melakukannya sedangkan hibrida lain tidak? Jawaban untuk pertanyaan pertama, yakni karena warga sebenarnya sangat jarang melihat hibrida secara langsung, atau bahkan tidak pernah sama sekali.

Hibrida sejak awal dituduh sebagai penyebab dari wabah yang menyebar dalam serial Sweet Tooth. Anak-anak hewan-manusia ini diburu dan langsung dimusnahkan saat terlihat. Maka dari itu, masyarakat sebenarnya tidak memiliki banyak pengetahuan tentang makhluk spesial ini.

Alasan untuk pertanyaan kedua sangat sederhana, yakni karena hibrida tidak pernah diajarkan bagaimana caranya berbicara. Tidak seperti Gus dan Wendy yang masing-masing diasuh oleh Pubba dan Aimee, kebanyakan hibrida dibuang oleh orangtua mereka dan menjadi yatim piatu. 

Gus mengucapkan kata pertamanya, “Pubba,” saat masih bayi, menunjukkan kemampuan bahasanya bahkan lebih maju daripada anak manusia seusianya. Fitur hibrida sebagai manusia rusa juga menjelaskan kalau ia harus siap bergerak sangat cepat setelah lahir. Bayi rusa lahir dengan mata terbuka, dapat berdiri tanpa bantuan dalam beberapa menit setelah dilahirkan, dan berjalan dalam beberapa jam.

Karakteristik hewan ini sepenuhnya digambarkan dalam diri Gus, begitu juga anak-anak hibrida lain dengan karakter hewan yang berbeda-beda. Fitur hewan hibrida juga memungkinkan anak-anak untuk bertahan hidup di alam liar sejak usia sangat dini.

Musim kedua yang diprediksi akan hadir pada kuartal pertama 2022, kemungkinan akan menampilkan kolaborasi dr. Singh, Aimee, dan Tommy untuk melawan Jenderal Abbot dan membantu anak-anak hibrida melarikan diri.

Share
×
tekid
back to top