Fitur Baru ChatGPT Images 2.0 Makin Digemari di Indonesia, Dari Stiker hingga Nostalgia Visual
ChatGPT Images 2.0 makin populer di Indonesia, dari stiker personal hingga visual nostalgia, dorong kreativitas berbasis AI.
ChatGPT. dok. OpenAi
Sejak peluncurannya, ChatGPT Images 2.0 menunjukkan tren penggunaan yang semakin kuat di Indonesia.
OpenAI mencatat, pengguna lokal tidak hanya mencoba fitur ini, tetapi juga mengeksplorasinya untuk berbagai kebutuhan kreatif, mulai dari konten personal hingga visual storytelling yang dekat dengan budaya sehari-hari.
Menariknya, lebih dari separuh pengguna di Indonesia yang menggunakan fitur ini merupakan pengguna baru.
Hal ini menunjukkan adopsi teknologi AI visual yang semakin luas, sekaligus membuka peluang baru dalam cara masyarakat mengekspresikan ide secara digital.
- Ini Jurus HR Hadapi Era AI, Satukan Energi Gen Z dan Pengalaman Profesional Senior
- ChatGPT Images 2.0 Hadir di Indonesia, Bikin Desain Visual Lebih Presisi hingga Resolusi 4K
- 80% Perusahaan Masih Kesulitan Jalankan AI, Keterbatasan Akses Data jadi Penghambat
- AI dari China ini Hanya Butuh 80 jam Pecahkan Soal Matematika yang Bertahan 12 Tahun
Dari berbagai penggunaan, dua jenis prompt yang paling populer di Indonesia adalah personal colour analysis dan studio portrait.
Kedua tren ini mencerminkan minat tinggi terhadap visual yang personal, estetik, dan relevan untuk kebutuhan media sosial.
Secara teknologi, ChatGPT Images 2.0 menghadirkan peningkatan signifikan dibanding generasi sebelumnya.
Fitur ini mampu menghasilkan rendering teks yang lebih akurat dalam berbagai bahasa, mengikuti instruksi dengan lebih presisi, serta memberikan kontrol output yang lebih fleksibel.
Hasilnya, pengguna dapat menciptakan visual yang lebih detail, konsisten, dan sesuai dengan konteks lokal.
Tak hanya untuk kebutuhan estetika, fitur ini juga membuka ruang eksplorasi kreatif yang lebih luas.
Salah satu tren yang mulai berkembang adalah pembuatan stiker personal bertema “me at work core”, di mana pengguna dapat mengubah foto menjadi karakter kartun ekspresif untuk digunakan di aplikasi chat seperti WhatsApp atau iMessage.
Selain itu, momen tertentu juga dimanfaatkan untuk eksplorasi visual. Menjelang Hari Pendidikan Nasional, misalnya, pengguna dapat membuat gambar bernuansa nostalgia dengan menghadirkan kembali suasana sekolah era 1990-an dalam format visual realistis.
Penggunaan lainnya juga mencakup pembuatan poster personal untuk figur yang dikagumi, mulai dari atlet hingga tokoh publik.
Dengan bantuan AI, ekspresi apresiasi ini dapat diubah menjadi visual berkualitas tinggi yang siap dibagikan di media sosial atau disimpan sebagai koleksi pribadi.
Fitur ini dapat diakses langsung melalui tab “Images” di ChatGPT, baik di perangkat mobile maupun desktop, dengan berbagai pilihan eksplorasi yang telah terkurasi.









