TCL C7L Punya 1.352 Zona Dimming, Kecerahan Tembus HDR 3.000 Nits
TCL memperkuat C7L SQD-Mini LED di Indonesia dengan 1.352 dimming zone, HDR 3.000 nits, dan audio Bang & Olufsen.
TCl C7L dok. TCL
TCL memperkuat posisi C7L SQD-Mini LED TV di pasar Indonesia dengan menawarkan kombinasi hingga 1.352 Precise Dimming Zones, kecerahan puncak HDR 3.000 nits, serta cakupan warna hingga 100% BT.2020.
C7L menjadi salah satu perangkat dalam lini SQD-Mini LED TCL yang diarahkan untuk konsumen yang menginginkan pengalaman menonton premium dengan harga yang diklaim lebih terjangkau.
Produk ini melengkapi jajaran C8L dan flagship X11L di pasar Indonesia.
Salah satu teknologi yang menjadi andalan C7L adalah Precise Dimming, yang memungkinkan pencahayaan pada layar dikendalikan dalam banyak zona secara terpisah.
Pada model tertentu, jumlah zona tersebut mencapai 1.352 sehingga cahaya dapat diatur lebih presisi di berbagai bagian layar.
Pendekatan tersebut ditujukan untuk menghasilkan kontras yang lebih kuat sekaligus menekan efek halo atau blooming yang biasanya muncul di sekitar objek terang pada latar gelap.
Untuk model berukuran 65 inci ke atas, TCL C7L menawarkan kecerahan puncak hingga HDR 3.000 nits. Perangkat ini juga mendukung cakupan warna hingga 100% BT.2020 All Scenes Wide Color Gamut.
TCL turut menggunakan panel HVA 2.0 Pro dari CSOT yang diklaim mampu meningkatkan rasio kontras native serta mengurangi pantulan melalui lapisan low reflection hingga 0,5%.
Kombinasi tersebut dirancang agar detail pada adegan gelap maupun terang tetap terlihat, baik ketika digunakan menonton film, pertandingan olahraga, maupun bermain game.
CEO TCL Indonesia Evan Tang mengatakan penerimaan konsumen terhadap C7L menjadi salah satu alasan perusahaan terus memperkuat edukasi mengenai teknologi SQD-Mini LED di pasar domestik.
“Sejak tersedia di Indonesia, C7L terus mendapat sambutan baik dari konsumen yang mencari kualitas gambar premium dengan harga lebih terjangkau,” ujar Evan.
“Kami akan terus mengedukasi pasar mengenai keunggulan teknologi SQD-Mini LED termasuk Precise Dimming Zones dan kontrol cahaya presisi yang menjadi nilai utama C7L,” imbuhnya.
Di balik sistem pencahayaan tersebut, TCL mengembangkan teknologi SQD atau Super Quantum Dot Mini LED sebagai pengembangan dari pendekatan QD-Mini LED.
Teknologi ini memanfaatkan sejumlah komponen seperti Micro OD, Super Condensed Micro Lens, dan Powerful Light-emitting Chip untuk mengontrol distribusi cahaya secara lebih presisi sekaligus mempertahankan tingkat kecerahan tinggi.
Selain Precise Dimming, platform SQD-Mini LED TCL juga membawa Super QLED dan Ultra Color Filter.
Super QLED digunakan untuk meningkatkan gamut dan kemurnian warna, sementara Ultra Color Filter berfungsi memperhalus transisi warna sekaligus mengurangi impuritas agar gambar terlihat lebih konsisten.
Dari sisi audio, TCL C7L mengandalkan sistem suara hasil kolaborasi dengan Bang & Olufsen.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk menghadirkan karakter audio yang lebih jernih, detail, dan seimbang sehingga pengalaman suara dapat mengimbangi peningkatan pada sisi visual.
Dengan kombinasi layar dan audio tersebut, TCL menempatkan C7L sebagai perangkat hiburan rumah untuk berbagai skenario penggunaan, mulai dari film, olahraga, hingga gaming.
Kehadiran C7L juga menjadi bagian dari strategi TCL mempertahankan posisi di pasar TV premium global.
Mengutip data Omdia yang disampaikan perusahaan, TCL menempati posisi pertama dunia dalam pangsa pengiriman TV Mini LED pada 2025.
TCL juga mengklaim berada di peringkat teratas untuk pangsa pengiriman TV berukuran 75 inci ke atas pada tahun yang sama, serta Google TV sepanjang 2021–2025.









