Rahasia Vivo merebut hati anak kekinian

Selain menggandeng deretan artis papan atas, Vivo turut menggandeng Young Lex yang dikenal sebagai YouTuber fenomenal.

Masih ingat dengan acara akbar yang digelar Vivo yang disiarkan 9 TV lokal pada 28 September kemarin? Saat itu, Vivo meluncurkan Vivo V7 Plus yang dikemas dalam bentuk hiburan panggung. Pada acara itu, Vivo menampilkan deretan artis papan atas mulai dari Agnes Mo, Afgan, Pevita Pearce, Zaskia Sungkar, Shireen Sungkar, Prilly Latuconsina, Al Ghazali sampai Demian Aditya sampai  Zaskia Gotik.

Selepas acara itu, Vivo menjadi trending topic di beberapa portal berita dan sosial media. Terlepas dari berbagai tanggapan beberapa pihak yang melihat acara tersebut terkesan boros, Vivo justru berhasil menjadi salah satu brand yang cukup diminati konsumen di Tanah Air.


BACA JUGA

Vivo Nex Display Edition, si smartphone dua layar

Vivo V11 dan V11 Pro mendarat di Indonesia

Smartphone ini selfie-nya cetar banget


Data IDC menunjukkan, Vivo berhasil merangsek ke posisi 5 besar ponsel dengan market share tertinggi, menggeser Asus dari singgasananya. Bagaimana Vivo melakukannya? Apa rahasia dapur mereka?

Belum lama ini, saya bertemu dengan Edy Kusuma, Brand Manager PT. Vivo Communication Indonesia. Kami berbincang di Caribou Coffee, tepat di bawah kantor Vivo Indonesia, sore itu. Berikut rahasia dapur Vivo dalam memenangkan hati konsumen muda, seperti dituturkan Edy.

1. Proaktif mendatangi anak muda

Menurut Edy, Vivo sangat proaktif untuk terlibat dalam acara yang disukai anak-anak muda, utamanya Generasi Z.

“Vivo berusaha hadir di setiap konten yang mereka sukai. Seperti contohnya YouTube FanFest kemarin yang menghadirkan banyak kreator muda. Acara-acara seperti inilah yang mereka suka. Di situ kami berusaha terlibat agar lebih dekat dengan mereka.”

“Di situ, saya melihat sendiri bahwa anak-anak sangat ingin mengikuti acara tersebut dengan merengek minta dibelikan tiket masuk. Berarti, konten-konten kreator yang ikut meramaikan acara tersebut memang menjadi salah satu daya tarik bagi generasi muda sekarang ini,” ujar Edy bersemangat.

Vivo juga tak ragu merangkul sosok idola anak muda yang kontroversial, Young Lex, karena dianggap mewakili generasi yang suka bekerja keras.

2. Menggandeng influencer

Vivo sudah bekerjasama dengan beberapa YouTuber. Selain Young Lex, mereka sudah pernah menggandeng Kemal Pahlevi dan Andovi Da Lopez. Mereka membuat lagu bertema Vivo dengan judul Selfie-in Aja, dan mendapat sambutan yang cukup baik dan sudah dilihat sebanyak 30 ribu kali.

3. TV untuk menjangkau generasi tua

Walau sangat fokus menggarap pasar anak muda, bukan berarti Vivo melupakan generasi yang lebih tua. Untuk itu, mereka mengandalkan televisi sebagai sarana promosi.

4. Mengikuti tren

Vivo termasuk produsen yang cepat merespons tren ponsel dengan pembatas layar tipis (bezel less). Mereka juga menyambut tren dual-camera di bagian depan untuk menghasilkan selfie yang lebih baik dari para pesaingnya.

“Ditanya tren Vivo tahun depan singkatnya kami tidak akan jauh-jauh dari tagline kita, yakni Camera & Music. Tren bezel-less ini masih cukup oke. Jadi, tahun depan sepertinya trennya masih akan seputar layar dengan tepian tipis dan penguatan pada sensor kamera," katanya.

 
Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: