Supercharger versi baru Tesla dilengkapi panel surya

Dengan kelengkapan panel surya dan Tesla Powerpacks di tempat untuk menyimpan energi, Tesla berharap untuk lebih banyak berharap pada energi terbarukan.

Supercharger versi baru Tesla dilengkapi panel surya Source: Tesla via New Atlas

Tesla baru saja meresmikan stasiun pengisian daya terbaru yang dicapai berkat serangkaian teknologi berkelanjutan. Terletak di Caesar’s Palace di Las Vegas, fasilitas ini dilengkapi dengan teknologi pengisian daya paling baru Tesla sehingga menjanjikan pengisian mobil listrik lebih cepat secara signifikan.

Perusahaan yang digawangi oleh Elon Musk tersebut mengumumkan Supercharger generasi ketiga (atau V3) pada bulan Maret, yang diklaim dapat mempersingkat waktu pengisian kendaraan listrik dengan 250 kW.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Tesla masuk daftar 10 merek terpercaya

Aplikasi Tesla gagalkan pencurian mobil

Tesla Supercharger hasilkan 72 GWh listrik dalam sebulan


Dilansir dari New Atlas (19/7), mereka membuka tempat uji coba pertamanya untuk anggota program di Bay Area pada hari yang sama. Tetapi baru-baru ini Tesla mulai berbagi pengalaman V3 Supercharger yang sepenuhnya terealisasi sebagai produk jadi.

Dengan kelengkapan panel surya dan Tesla Powerpacks di tempat untuk menyimpan energi, Tesla berharap lebih banyak pada energi terbarukan. Stasiun pengisian ini memiliki 24 Supercharger yang dapat menambah jarak tempuh sebanyak 290 km untuk Model 3 Long Range dalam 15 menit. Perusahaan mengatakan situs tersebut memiliki kapasitas untuk mengisi 1.500 mobil dalam sehari.

Model 3 merupakan mobil listrik volume tertinggi Tesla sehingga mulai berfokus untuk kendaraan ini. Meski demikian, mereka juga pernah mengatakan bahwa kecepatan pengisian untuk Model S dan Model X juga akan meningkat melalui pembaruan firmware lewat udara (OTA) dalam beberapa bulan mendatang.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: