RedDoorz raih pendanaan Rp999 miliar

RedDoorz mengumumkan telah mengumpulkan USD70 juta atau sekitar Rp999 miliar dalam putaran pendanaan seri C.

RedDoorz raih pendanaan Rp999 miliar (Foto: TechCrunch)

RedDoorz mengumumkan telah mengumpulkan USD70 juta (Rp999 miliar) dalam putaran pendanaan seri C. Startup yang telah berusia empat tahun ini juga telah menutup putaran pendanaan seri B, kurang dari lima bulan.

Putaran pendanaan baru ini dipimpin oleh Asia Partners dengan partisipan mencakup Rakuten Capital dan Mirae Asset-Naver Asia Growth Fund. Startup yang telah mengumpulkan USD140 juta ini mendapati minat yang luar biasa dari investor. 


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Ninja Xpress bantu UMKM bikin promo digital

Startup pertanian di Indonesia, kecil tapi layak didukung

Grab targetkan 50 GrabKitchen tersebar di 2019


Dana baru yang diperoleh perusahaan akan membantu menyaingi Oyo yang didukung SoftBank dan agresif ekspansi ke pasar baru. Dilansir TechCrunch (20/8), Oyo saat ini telah beroperasi di lebih dari 80 negara.

Founder dan CEO RedDoorz - Amit Saberwal mengatakan pihaknya tak selalu merasa terancam berkat hadirya Oyo. Sebaliknya dia memandang bahwa kesuksesan Oyo merupakan bukti adanya ruang bagi lebih banyak pemain di bisnis yang dia geluti. Saberwal pun meyakini RedDoorz berada di jalur yang tepat untuk menciptakan unicorn teknologi selanjutnya di Asia Tenggara dan melangsungkan IPO dua hingga tiga tahun ke depan.

Untuk diketahui, RedDoorz mengoperasikan pasar hotel murah bintang dua, bintang tiga dan lebih rendah yang menyewakan kamar kepada orang-orang. Saat ini perusahaan memiliki 1.400 jaringan hotel dan ditargetkan mencapai 2.000 hotel hingga akhir tahun.

RedDoorz beroperasi di 80 kota di seluruh Indonesia, Singapura, Filipina dan Vietnam dan berencana menggunakan modal baru untuk memperluas jaringannya. Namun RedDoorz masih akan fokus pada empat wilayah itu dan belum berencana memperluas ke wilayah lain, setidaknya untuk satu tahun ke depan.

"Apa pun di akomodasi adalah teman bermain kami. Kami memiliki semua jenis properti. Kami memiliki hotel bintang tiga, beberapa hostel, jadi kami akan terus melangkah lebih jauh dan lebih luas ke depan," kata Saberwal.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini:
Tags :
Startup