Pengguna Akulaku bisa dapat modal pinjaman dari Asetku

Akulaku bekerja sama dengan Asetku, perusahaan Peer-to-Peer Lending (P2P) yang juga menjadi sister company Akulaku.

Pengguna Akulaku bisa dapat modal pinjaman dari Asetku (Foto: Lely Maulida/Tek.id)

Akulaku bekerja sama dengan Asetku, perusahaan Peer-to-Peer Lending (P2P) yang juga menjadi sister company Akulaku. Kemitraan ini akan memungkinkan pengguna Akulaku mengajukan pinjaman. Asetku menyebut pengguna Akulaku bisa mengajukan pinjaman mulai dari Rp2 juta hingga batas yang tidak ditentukan.

Pengguna Akulaku bisa mengajukan pinjaman langsung melalui aplikasi Akulaku. Selanjutnya proses tersebut akan dialihkan ke Asetku. Anggie Setia Ariningsih, Director of Corporate Affairs and Public Relations Akulaku Indonesia, mengatakan Asetku untuk saat ini secara eksklusif bekerja sama dengan Akulaku. Oleh karenanya layanan pinjaman Asetku belum bisa digunakan, selain oleh pengguna Akulaku. "Asetku spesifik untuk Akulaku, eksklusif," kata Anggie.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Jumlah korban aplikasi pelacak di Android meningkat 35% 

Sejumlah konten baru segera tayang di Hooq

25 aplikasi malware kembali ditemukan di Play Store, hapus saat ini juga!


Kendati demikian, aplikasi Asetku terbuka secara umum bagi lender (pemberi pinjaman). Selain merchant-nya, seluruh pengguna layanan Akulaku juga bisa mengajukan dana pinjaman di Asetku. Untuk diketahui Asetku telah berdiri sejak 2017. Namun perusahaan tersebut baru mendapat lisensi dari Bank Indonesia pada Desember 2018. 

Memulai debutnya usai mendapat lisensi, Asetku mencoba menjamah pasar dengan menggandeng Akulaku. Tak menutup kemungkinan layanan peminjaman modal dari Asetku akan bisa digunakan oleh borrower (peminjam) secara umum, setelah masyarakat dinilai aware.

"Sekarang kami satu keluarga, satu himpunan holding, namun Asetku juga berjalan sendiri. Pada saat nanti Asetku membuka jendelanya untuk masyarakat lebih banyak, kita nggak bisa nahan. Sekarang ibaratnya kita memperkenalkan Asetku ke masyarakat," ujar Anggie.

Proses pengajuan pinjaman pun terbilang mudah. Pengguna hanya perlu memotret KTP serta ber-selfie bersama KTP miliknya. Dengan begitu, Akulaku dan Asetku bisa mengidentifikasi dan memilah calon peminjam.

Akulaku juga mengerahkan tim programer yang akan memonitor credit scoring pengguna. Data tersebut nantinya akan menjadi parameter berapa dana yang layak diberikan sebagai pinjaman. Selain itu, data tersebut juga akan menjadi parameter berapa bunga yang akan dibebankan ke pengguna.

"Ada programer yang mantau credit scoring, berapa (dana) orang ini layak dikasih pinjaman," katanya.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: