Microsoft minta penggunanya tidak lagi gunakan Internet Explorer
Pihak Microsoft meminta para pengguna sistem operasi Windows untuk tidak lagi menggunakan Internet Explorer dan beralih ke Edge.
Microsoft (Windows Central)
Bagi sebagian orang, terutama mereka yang telah menggunakan komputer sebelum era 2000 pastinya sangat familiar dengan Internet Explorer. Ya, peramban bawaan Microsoft tersebut merupakan salah satu peramban populer di zamannya.
Kini, zaman telah berubah. Microsoft pun menyadari ada banyak kelemahan dari peramban tersebut, dan kemudian menggantinya dengan peramban terbaru mereka, yang bernama Microsoft Edge.
Kenyataannya, hingga saat ini masih banyak orang yang menggunakan peramban tersebut. Kebanyakan, orang yang menggunakan Internet Explorer adalah mereka yang memiliki komputer cukup lawas.
Melihat hal ini, arsitek cybersecurity senior Microsoft, Chris Jackson mengatakan bahwa terus menggunakan Internet Explorer membuat banyak perusahaan kewalahan. Mereka harus mengeluarkan biaya tambahan untuk peramban tersebut.
- Microsoft Hadirkan “Xbox Mode” di Windows 11 Mulai April, Pengalaman Gaming Full Screen Mirip Konsol
- Perjalanan Edi Suwanto: Dari Kehilangan Penglihatan hingga Menjadi Penggerak Inklusi Digital Lewat AI di Microsoft Elevate
- Privy Perluas Akses Tanda Tangan Elektronik Lewat Integrasi dengan Microsoft 365
- Microsoft Elevate Dorong Guru Memimpin Transformasi AI Inklusif di Indonesia
Engadget (10/2/2019) melaporkan, Microsoft juga memberikan penjelasan mengapa para pengguna harus beralih ke peramban modern. Salah satunya adalah tidak bisa dijalankannya situs modern saat menggunakan peramban Internet Explorer.
Meskipun hingga saat ini pihak pengembang software asal Amerika tersebut memberikan dukungan kompatibilitas, namun para pengembang web tidak sama. Sebagian besar dari mereka tidak menguji kompatibilitas dengan Internet Explorer.








