Menjajal sebentar laptop gaming Asus yang belum dirilis

Asus mengenalkan sekumpulan laptop gaming yang belum meluncur di Indonesia. Tetapi karena keterbatasan waktu, saya hanya menjajal sebentar ROG Strix Scar III.

Menjajal sebentar laptop gaming Asus yang belum dirilis

Asus merupakan salah satu pabrikan laptop yang menghadirkan kebutuhan gaming. Agar dapat membedakan perangakt gaming dari produk standar, mereka menambahkan embel-embel ‘Republic of Gamers’ atau ROG pada perangkat khusus untuk bermain gim, termasuk laptop. ROG Product Marketing, Hendra Wijaya, menginformasikan bahwa jajaran ROG sudah dimulai sejak tahun 2006.

Prabrikan yang berbasis di Taiwan tersebut mengklaim pangsa pasar ROG di Indonesia memiliki pangsa pasar di angka 60 persen untuk perangkat laptop gaming. Sedangkan pangsa pasar PC gaming mereka sebesar 48 persen. Dengan demikian, Asus menjadi pemimpin dalam pangsa pasar laptop gaming di Tanah Air.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Skor kamera Asus Zenfone 6 saingi Xiaomi Mi 9

Asus buka tabir laptop ringkas andalannya di Indonesia

Asus resmi perkenalkan ProArt PA32UCG, 4K dukung HDR 1600


Menjadi penguasa pasar tentunya tidaklah mudah. Asus menginformasikan pencapaian ini lantaran mereka memiliki deferensiasi dengan para kompetitor. Beberapa pembeda yang tampil pada ROG adalah sistem pendingin yang dihadirkannya. Perangkat laptop gaming Asus menjanjikan performa tinggi sehingga digadang-gadang setara dengan desktop gaming.

Sistem pendingin adalah salah satu hal yang paling krusial dalam laptop gaming. Asus memiliki cara agar Turbo Boost dan GPU dapat berjalan lancar dengan solusi software Armory Crate yang salah satu fungsinya dapat menghadirkan pendingin dengan penyesuaian penggunaan.

“Hal yang membedakan produk ROG dari yang lain adalah ROG Armory Crate. Di sini ada pilihan kipas pendingin Silent, Standar dan Turbo,” kata Hendra.

Pilihan Silent digunakan ketika kamu sedang menggunakan laptop untuk keperluan sehari-hari seperti mengetik atau menjelajah internet. Opsi Standar digunakan untuk bermain gim biasa-bisa saja. Sedangkan sistem pendingin Turbo digunakan untuk bermain gim berat agar memiliki refresh rate yang stabil dan tidak ada gangguan lagging. Masing-masing pilihan tersebut memiliki kecepatan kipas pendingin yang berbeda-beda.

Lebih lanjut Andre mengatakan jika tren laptop gaming saat ini adalah memiliki bodi tipis namun tetap berperforma tinggi. Selain desain, kemampuan refresh rate yang ditampilkan layar haruslah tinggi. Tidak ketinggalan pula hadirnya penerangan RGB agar tampilan keseluruhan laptop lebih “wah”.

Berbicara seputar refresh rate, Asus hari ini (2/7), memamerkan layar laptop gaming dengan kecepatan 240 Hz. Refresh rate tinggi ini hadir pada laptop gaming ROG Strix Scar III. Response time panel layar yang diusung laptop gaming yang segera meluncur itu adalah 3 ms. Dengan demikian, Asus ROG Strix Scar III diklaim sebagai laptop gaming dengan layar 240 Hz dan 3ms pertama di dunia.

Pada kesempatan sneak peak kali ini sebenarnya Asus mengenalkan sekumpulan laptop gaming mereka yang bakal meluncur secara resmi pada tanggl 11 Juli 2019. Tetapi karena keterbatasan waktu, saya hanya menjajal sebentar ROG Strix Scar III.

Seperti yang dikatakan Hendra, penerangan RGB merupakan salah satu tren laptop gaming saat ini. Namun alih-alih melengkapi LED RGB pada keyboard, Scar III memiliki penerangan LED pada sisi-sisi bagian bawah. Hal ini menjadikan laptop gaming tersebut seolah-olah mengambang sedikit di atas meja. Kamu juga dapat meyesuaikan RGB tersebut dengan warna sesuai selera lewat software Armory Crate. Software tersebut langsung dapat diakses pada tombol keyboard bagian atas, terpisah dari tombol-tombol aksara.

Bodi bagian keyboard dilengkapi dengan material plastik sangat kokoh dengan sentuhan akses karbon. Oleh karenanya, tidak mudah bagi Scar III untuk meninggalkan noda sidik jari, meski jari-jari sedang berkeringat.

Fitur baru yang masuk ke dalam Scar III adalah hadirnya Keystone, yakni sebuah modul kecil yang berbentuk hampir menyerupai segitiga agar memungkinkan kamu mengaktifkan profil yang sudah diatur dalam setingan di Armory Crate. Asus mengungkapkan cara ini cukup berguna jika kamu ingin langsung menerapkan pengaturan personal.

Versi tertinggi Scar III dilengkapi dengan prosesor Intel Core i9 generasi ke-9 serta video grafis Nvidia Geforce RTX 2070 dengan VRAM GDDR6 8 GB. Sayangnya Asus belum menginformasikan berapa harga Scar III. Pentengin terus Tek.id untuk mengetahui harganya di Indonesia ya Sahabat Tek!

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: