Kini penjual Lazada tak perlu bayar ongkir ke JNE

Para penjual atau seller di Lazada kini tak perlu lagi memikirkan pembayaran ongkos kirim ketika mengirimkan barangnya kepada konsumen

Kini penjual Lazada tak perlu bayar ongkir ke JNE (Foto: Lely Maulida/Tek.id)

Para penjual atau seller di Lazada kini tak perlu lagi memikirkan pembayaran ongkos kirim ketika mengirimkan barangnya kepada konsumen. E-commerce yang kini dimiliki Alibaba itu bekerjasama dengan JNE menghadirkan fasilitas cashless untuk memangkas cara manual.

Dengan kerjasama ini, kini seller Lazada tak perlu menyiapkan uang tunai untuk membayar ongkos kirim (ongkir), yang kemudian di-reimburse oleh Lazada. Sebagai gantinya, ongkir akan secara langsung dibayarkan Lazada kepada JNE melalui sistem yang lebih ringkas. Dengan begitu, hal ini akan memangkas proses pengiriman barang yang sebelumnya dilakukan secara manual.


BACA JUGA

Tokopedia akuisisi Bridestory dan Parentstory

Kumpulan promosi smartphone di e-commerce selama Ramadan

Strategi Lazada menarik pelanggan lewat streaming hiburan


"Pengiriman menjadi tantangan besar di Indonesia. Kami ingin memberikan inovasi yang nyata ke market. JNE Cashless akan memberikan kemudahan bagi seller dalam mengembangkan bisnisnya," kata Alessandro Piscini, CEO Lazada Indonesia dalam pengumuman kerjasama Lazada dengan JNE.

Sebelumnya seller harus memasukkan resi pembayaran ongkir secara manual untuk mengonfirmasi melalui Lazada Service Center. Namun dengan JNE Cashless, seller hanya perlu memilih layanan JNE Cashless, mencetak label pengiriman seperti biasa serta langsung mengganti status menjadi "Siap Kirim". Selanjutnya seller perlu mengantarkan barang ke JNE seperti biasanya.

JNE Cashless sendiri saat ini tersedia di 500 agen JNE yang tersebar di seluruh Jakarta. Namun kedepannya layanan ini akan diperluas ke beberapa kota meliputi Medan, Makassar, dan Bali. Dalam waktu dekat, JNE Cashless juga akan tersedia di agen-agen di Cilegon, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Surabaya.

"Untuk tahap awal di Jakarta, ada 500 titik yang siap terima cashless dari seller Jakarta. Nantinya akan diperluas seperti di Medan, Makassar, Bali. Harapannya akan membantu perekonomian yang baik dan kuat, membantu seller menjadi pengusaha baru yang menjual produknya secara domestik, namun juga internasional," kata Mohamad Feriadi, President Director JNE.

Dengan konsep ini, Lazada menilai akan membantu seller terhindar dari kemungkinan kesalahan ketika pencatatan transaksi. Selain itu, proses ini akan memangkas cara manual sehingga membuat proses lebih nyaman dimana konsumen mendapat notifikasi pengiriman lebih cepat. Lebih lanjut seller tak perlu menyiapkan uang tunai untuk membayar ongkir.

Untuk diketahui, JNE Cashless tak hanya bisa digunakan oleh seller Lazada. Agusnur Widodo, Head of Seller Operation JNE menuturkan layanan ini juga bisa dimanfaatkan oleh seller di e-commerce lainnya. Bahkan kedepannya Agusnus menyebut akan memperluas layanan ini dimana seller tak perlu mengantarkan langsung produknya, melainkan dijemput oleh kurir JNE. 

Selengkapnya berikut mekanisme JNE Cashless bagi seller Lazada

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: