sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id asus
Jumat, 22 Jun 2018 18:57 WIB

Kata para YouTuber Indonesia soal IGTV

Di sini, tim Tek.id ingin mengetahui langsung bagaimana tanggapan YouTuber seputar hadirnya IGTV yang menghadirkan durasi video lebih panjang

Kata para YouTuber Indonesia soal IGTV
Source: popsugar.au

Baru-baru ini Instagram membuat keputusan yang bisa dibilang mengagetkan lantaran akan menghadirkan sebuah platform baru bernama IGTV. Video yang dihadirkan pada aplikasi ini akan memiliki durasi selama 60 detik. Saat ini, platform berbagi video paling terkenal adalah YouTube yang terlebih dahulu menghadirkan durasi video berjam-jam demi menyediakan wadah untuk para konten kreator.

Tim Tek.id berhasil menghubungi salah satu content creator YouTube Danang Arradian dan ingin mengetahui langsung bagaimana tanggapannya soal IGTV yang kini memiliki durasi waktu lebih panjang. Pria yang memiliki channel YouTube bernama “Cakdan” tersebut beranggapan bahwa Instagram tidak ingin pengguna pergi dari aplikasinya ke YouTube. “IG ingin aplikasi mereka jadi destinasi user untuk nonton konten video lebih panjang,” kata Cakdan. Dia juga menyatakan bahwa hal tersebut sesuai dengan induk Facebook yang juga baru mengenalkan Facebook Watch.

Source: Channel YouTube Cakdan

Selain itu, Cakdan menyatakan bahwa 5 tahun ke depan diprediksi video akan memakan konsumsi data hingga 80 persen. YouTube dan Facebook juga telah memanfaatkan video untuk pemasukan iklan. Oleh karena itu, Instagram ingin bagian dari tren tersebut. Itulah mengapa durasi video harus lebih panjang. Ketika tim Tek.id bertanya apakah dia akan beralih ke platform IGTV atau tetap setia pada YouTube, Cakdan menjelaskan kemungkinan tidak akan beralih sepenuhnya.

“Saya melihat IGTV akan jadi platform baru untuk Influencer dan Creator. IGTV akan jadi platform baru bagi influencer dan content creator Instagram yang mungkin tidak punya 'aset digital' di YouTube atau Facebook, tetapi memiliki kebutuhan untuk memposting video panjang,” kata Cakdan.

Bagi influencer yang memiliki follower banyak, mereka hanya perlu mengajak para follower tersebut ke channel baru di IGTV.

“Ini mudah banget. Buktinya Raisa memposting video klip terbarunya di IGTV dan penontonnya sudah lebih dari 75 ribu dalam beberapa jam,” ujar Cakdan menambahkan.

IGTV akan menampilkan video berdurasi panjang secara orientasi vertikal, tanggapan Cakdan yang sempat mencoba aplikasi tersebut adalah dia merasa agak aneh dan tidak nyaman untuk menonton video secara vertikal. Meski demikian, dia menjelaskan bahwa Instagram sudah “melawan tren” dengan foto kotak. “Menonton video vertikal pun karena fakta bahwa generasi saat ini memegang ponsel secara vertikal. Awalnya mungkin kagok, tapi rasanya user dan creator akan menyesuaikan.”

Terlepas dari itu, Cakdan menginformasikan tantangan selanjutnya para content creator dan influencer akan membuat video berdurasi panjang yang memang dirancang untuk dinikmati secara vertikal. “Bukan video yang disyut horizontal, untuk ditonton vertikal. Sudah banyak creator yang bikin video vertikal ini luar biasa bagus, contohnya @samkolder, atau @her_journeys."

Ketika ditanya mungkinkan IGTV akan mengalahkan YouTube, Cakdan menjelaskan “Pengguna IG 1 miliar, pengguna YouTube 1,8 miliar per bulan. Tapi baiknya kita enggak terpaku pada angka-angka itu.” Dia melihat hal tersebut bahwa ini bukan soal persaingan IGTV melawan YouTube, tetapi jika ada kesempatan, sebuah platform untuk melahirkan komunitas baru, semakin melebarkan pemirsa mereka.

Jika tren video vertikal terus membesar, maka pabrikan vendor gadget atau kamera kemungkinan akan ikut melengkapi tren yang memudahkan pengguna menciptakan video vertikan maupun horizontal. “Menarik untuk melihat bagaimana positioning IGTV terhadap YouTube, sebagai platform video terbesar di dunia saat ini,” kata Cakdan.

Source: Channel YouTube Sobat HAPE

Content Creator selanjutnya yang tim Tek.id hubungi adalah Irwan Kusuma yang memiliki sebuah channel di YouTube bernama Sobat HAPE. Irwan berpendapat bahwa dengan hadirnya IGTV akan menjadi alternatif baru dengan format vertikal.

“Seperti yang kita tahu, banyak yang males miringin hapenya kalo mau nonton video / konten. Itulah kenapa IG Story ramai dan banyak yang pakai,” kata Irwan Sobat HAPE saat dihubungi tim Tek.id.

Ketika ditanya apakah dirinya akan beralih ke platform terbaru dari Instagram tersebut, Irwan menyatakan belum beralih secara total. MEski demikian, dia menjelaskan “Sobat HAPE sekarang mulai menggunakan dua platform: YouTube dan IGTV.”

Selanjutnya, Irwan memaparkan bahwa kemungkinan akan banyak yang pindah platform dari YouTube ke IGTV seandainya aplikasi terbaru dari Instagram tersebut memanjakan para content creator. “Andai saja IGTV memanjakan para kreator, besar kemungkinan banyak yang pindah platform,” kata Irwan.

Share
back to top