Gojek akuisisi tiga fintech sekaligus

Gopay siap ekspansi layanan tahun depan. Akankah menjadi pemain terbesar?

Gojek benar-benar serius menghadirkan Gopay sebagai layanan pembayaran digital di luar aplikasi Gojek. Hari ini, (15/12), Gojek mengumumkan telah mengakuisisi tiga perusahaan teknologi keuangan di Tanah Air, yaitu Kartuku, Midtrans, dan Mapan. Ini memperkuat sekaligus langkah menuju peluncuran Gopay 2018 mendatang.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Indonesia Fintech Summit and Expo 2019 resmi dibuka

OVO tunjuk Presiden Direktur baru

Tawaran jasa keuangan dan Fintech lewat SMS ternyata langgar aturan


Ketiga perusahaan yang dibeli GojekĀ merupakan perusahaan rintisan dengan model bisnis berbeda. Kartuku dikenal luas sebagai perusahaan layan pembayaran offline. Midtrans sendiri adalah online payment gateway terbesar di Indonesia. Sementara Mapan ialah jaringan arisan barang terbesar di Indonesia.

Kini, saatnya Gojek melangkah maju memasuki babak baru. Melalui akuisisi ini, Gojek akan berkolaborasi dengan tiga perusahaan fintech nasional. Inisiatif ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pondasi dan langkah kami di industri fintech Indonesia," ujar CEO Gojek Nadiem Makarim.

Nadiem mengakui telah bekerjasama dan mengikuti perkembangan mereka selama beberapa tahun terakhir. Misinya adalah untuk percepatan inklusi keuangan di Indonesia.

Saat ini, Gojek sudah digunakan lebih dari 15 juta pengguna aktif mingguan. Tidak hanya penyedia transportasi online, Gojek juga melayani layanan antar-makanan, jasa pengiriman barang, hingga penyedia dompet digital.

Gojek saat ini bekerjasama dengan 900 ribu mitra pengemdui, 125 ribu merchant, dan 100 juta transaksi tiap bulannya. Andre Soelistya, Presiden Gojek Group mengatakan, "2018 akan menjadi tahun Gopay akan berkembang di luar ekosistem Gojek. Dengan menyediakan layanan pembayaran yang aman, nyaman, mudah, dan terpercaya secara online maupun offline,"

Akuisisi tiga perusahaan ini adalah langkah akselerasiĀ bagi penetrasi dan jangkauan Gopay. Kartuku disiapkan untuk pembayaran offline. Midtrans untuk pembayaran online. Sedangkan Mapan akan menjadi inklusi finansial bagi masyarakat yang belum memiliki rekening bank.

Untuk organisasi sendiri, tiga pimpinan perusahaan yang diakusisi Gojek menjabat jabatan senior dalam manajemen Gojek Group. Aldi Haryopratomo dari Mapan akan memimpin Gopay. Ryu Kawano Suliawawn dari Midtrans akan memimpin pengembangan platform merchant. Thomas Husted dari Kartuku memegang peran sebagai Chief Financial Officer di Gojek Group.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: