Facebook siapkan aplikasi lipsync ala Tik Tok

Menurut mantan karyawan Facebook, raksasa media sosial itu akan menghadirkan aplikasi lipsync layaknya Tik Tok.

Facebook siapkan aplikasi lipsync ala Tik Tok (Foto: Kim Komando)

Facebook tengah mengembangkan aplikasi baru yang bisa membuatnya digandrungi oleh anak muda khususnya kalangan remaja. Menurut mantan karyawan Facebook, raksasa media sosial itu akan menghadirkan aplikasi lipsync layaknya Tik Tok. Dengan aplikasi itu, pengguna bisa merekam dan berbagi video mereka sendiri ketika menari atau menyanyikan lagu populer.

Aplikasi lipsync itu dirancang untuk menyaingi Musically, yang populer di kalangan remaja bahkan memiliki 60 juta pengguna bulanan. Musically sendiri kini telah diakuisisi oleh Tik Tok yang dioperasikan oleh raksasa teknologi China, ByteDance.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Visa dan Mastercard mundur dari Libra Association

Facebook temukan buzzer palsu, habiskan miliaran untuk sebar isu Papua Barat

PayPal tarik dukungan untuk Libra


TechCrunch berhasil mewawancarai narasumber yang mengetahui proyek Facebook ini, "(Aplikasi) itu pada dasarnya Tik Tok / Musically. Aplikasi itu full-screen, ditujukan untuk remaja, menyenangkan dan lucu, serta berfokus pada kreasi. Kebanyakan yang mereka (Facebook) lakukan hanya mencoba menjadi keren dan mencoba menjadi sesuatu yang tidak dimiliki Facebook,"

Dua sumber mengatakan aplikasi lipsync Facebook itu akan dinamai Lasso. Namun tentu saja nama itu bisa berganti ketika diluncurkan, bahkan Facebook tidak selalu meluncurkan produk yang dikembangkannya. Dilansir TechCrunch (25/10), Lasso telah dikembangkan setidaknya sejak pertengahan tahun ini. Agustus lalu, aplikasi masih dalam bentuk mock-up. Sayangnya Facebook menolak memberikan tanggapan atas kabar pengembangan aplikasi ala Tik Tok ini.

Lebih lanjut, aplikasi itu tengah dirancang oleh karyawan video Facebook dan tim di Watch, di bawah kepemimpinan dari perancang produk utama Facebook - Brady Voss. "Brady hebat dengan kamera dan video baru yang menyenangkan," kata salah satu sumber.

Sejatinya Facebook telah menaruh perhatian pada aplikasi musik remaja seperti Musically sejak 2016. Namun kala itu Facebook menilai Musically tidak sepopuler yang dibayangkan, sehingga perhatian Facebook menyusut. Upaya Facebook lantas kembali dibangkitkan di awal tahun ini ketika perusahaan mendapatkan kesepakatan lisensi dengan semua label rekaman besar.

Di tahap awal, Lasso hanya akan menyimpan video pengguna termasuk klip ala Tik Tok, agar tidak dihapus karena melanggar hak cipta. Namun kedepannya fitur itu juga akan tersedia di Instagram, sebagaimana fitur Lip Sync Live yang dirilis Facebook hari ini. 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: