×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

Cloudflare Luncurkan SASE dengan Enkripsi Pasca-Kuantum, Antisipasi Ancaman “Harvest Now, Decrypt Later”

Oleh: Tek ID - Kamis, 26 Februari 2026 18:15

Cloudflare jadi platform SASE pertama dengan enkripsi pasca-kuantum, lindungi data dari ancaman komputasi kuantum tanpa biaya tambahan.

Cloudflare Luncurkan SASE dengan Enkripsi Pasca-Kuantum Logo Cloudflare. dok. Cloudflare

Cloudflare menghadirkan platform Secure Access Service Edge (SASE) pertama di dunia yang mendukung enkripsi pasca-kuantum modern. 

Langkah ini menjadi respons atas meningkatnya ancaman komputasi kuantum yang berpotensi mematahkan sistem kriptografi tradisional dalam beberapa tahun ke depan.

Melalui pembaruan terbaru pada platform Cloudflare One, Cloudflare mengintegrasikan standar enkripsi pasca-kuantum (post-quantum/PQ) ke seluruh konfigurasi jaringan utamanya. 

Dengan demikian, koneksi antara lingkungan perusahaan dan jaringan global Cloudflare kini dilindungi oleh algoritma kriptografi generasi baru, tanpa memerlukan perangkat keras tambahan maupun biaya ekstra bagi pelanggan.

Ancaman komputasi kuantum menjadi perhatian serius industri keamanan siber. Institut Standar dan Teknologi Nasional Amerika Serikat (NIST) telah mengingatkan organisasi untuk meningkatkan algoritma kriptografi sebelum 2030. 

Jika tidak, data sensitif seperti informasi perbankan, kesehatan, hingga data pribadi berisiko terekspos ketika komputer kuantum berkekuatan tinggi mampu memecahkan enkripsi lama.

Risiko tersebut diperparah dengan munculnya serangan “harvest now, decrypt later”, dengan pelaku ancaman mengumpulkan data terenkripsi saat ini untuk didekripsi di masa depan ketika teknologi kuantum telah matang. 

Dalam konteks ini, penerapan enkripsi pasca-kuantum dinilai menjadi langkah strategis untuk melindungi data jangka panjang.

CEO dan salah satu pendiri Cloudflare, Matthew Prince mengatakan perlindungan terhadap ancaman masa depan seharusnya tidak menjadi proses yang kompleks. 

“Mengamankan internet dari ancaman masa depan seharusnya tidak menjadi beban yang kompleks, ataupun alasan untuk melakukan fragmentasi terhadap web,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejak 2017, Cloudflare telah melakukan upaya besar untuk mengintegrasikan standar pasca-kuantum langsung ke dalam struktur dasar jaringan.

Menurutnya, dengan menghadirkan perlindungan ini ke seluruh platform SASE, Cloudflare menjadikan keamanan pasca-kuantum sebagai standar bawaan. 

“Tanpa perlu peningkatan perangkat keras, tanpa konfigurasi yang rumit, dan tanpa biaya tambahan. Kami memastikan bahwa koneksi aman yang diandalkan oleh para pelanggan kami saat ini akan tetap aman dalam jangka panjang,” kata Matthew.

Sebelumnya, pada 2025, Cloudflare telah meluncurkan Secure Web Gateway (SWG) dan Zero Trust pasca-kuantum berbasis cloud. Pembaruan kali ini melengkapi kapabilitas tersebut dengan dukungan PQ untuk berbagai kebutuhan jaringan area luas (WAN), termasuk melalui Cloudflare IPsec dan Cloudflare One Appliance.

IPsec dari Cloudflare kini menghadirkan sejumlah peningkatan, antara lain perutean dengan ketersediaan tinggi yang memanfaatkan jaringan global Cloudflare untuk mengalihkan lalu lintas secara otomatis jika terjadi gangguan pusat data. 

Selain itu, perlindungan terhadap skema “harvest now, decrypt later” diterapkan langsung pada aliran lalu lintas jaringan, sehingga data tetap aman bahkan terhadap ancaman komputasi kuantum di masa depan.

Implementasi IPsec ini juga mengikuti standar internet terbaru, memungkinkan interoperabilitas lintas vendor dan kolaborasi industri dalam membangun sistem keamanan berskala besar.

×
back to top