sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id asus
Kamis, 12 Apr 2018 15:59 WIB

CEO Uber masih yakin dengan masa depan mobil otonom

CEO Uber, Dara Khosrowshahi tetap optimis dengan masa depan mobil otonom

CEO Uber masih yakin dengan masa depan mobil otonom
(Foto: Bloomberg)

Uber belum lama ini menghentikan program pengujian mobil otonomnya sebagai tindak lanjut dari insiden yang menewaskan seorang pejalan kaki. Namun demikian, Chief Executive Uber Dara Khosrowshahi tetap optimis dengan masa depan mobil tanpa sopir tersebut.

Khosrowshahi menolak untuk mengatakan kapan perusahaan akan kembali melakukan pengujian mobil otonomnya. Dia hanya mengatakan bahwa perusahaannya bekerja sama dengan penyidik federal dan menangani insiden yang sangat serius itu. Insiden kecelakaan itu sendiri menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran akan standar keamanan yang jelas atas kendaraan otonom tersebut.

Dalam sebuah forum transportasi Khosrowshahi mengtakan bahwa Uber masih bertaruh pada teknologi jangka panjang, termasuk mobil otonom.

"Kami percaya," kata Khosrowshahi sembari menambahkan bahwa Uber menganggap kendaraan otonom sebagai bagian dari solusi dan kunci jangka panjang untuk menghilangkan kepemilikan mobil individu. "Kendaraan otonom pada saatnya akan lebih aman," ujarnya.

Baru-baru ini Uber juga mengumumkan investasi barunya dalam menghadirkan layanan berbagi sepeda. Menurut Khosrowshahi, langkah tersebut tidak layak ditafsirkan sebagai langkah perusahaan untuk menjauh dari mobil otonom.

Insiden kecelakaan mobil otonom Uber sendiri masih dalam tahap penyelidikan pihak berwajib. Khosrowshahi menegaskan bahwa pihak berwajib yang menangani kasus ini merupakan pihak yang netral sehingga Uber bisa mencari tahu apa diperlukan untuk melakukan tindakan lebih lanjut.

Kecelakaan yang melibatkan mobil otonom Uber terjadi di Arizona. Gubernur wilayah itu kemudian menangguhkan Uber untuk menguji mobil tanpa sopirnya di jalanan Arizona. Padahal wilayah tersebut telah menjadi pusat utama proyek mobil otonom Uber dengan sekitar 200 mobil dan ratusan staf beraktivitas di Arizona.

Meski begitu, Khosrowshahi masih tetap optimis dengan mobil otonom yang dikembangkan perusahaannya. Artinya, ia tak akan menutup proyek tersebut dan akan melanjutkannya setelah penyelidikan dan masalah yang menerpa perusahaan usai. Demikian dilansir Reuters (12/4).

Share
×
tekid
back to top