Pengemudi wanita berpendapatan lebih sedikit daripada pria

Pengemudi online pria 7 persen lebih tinggi daripada pengemudi wanita.

Studi yang dilakukan oleh Uber, Stanford, dan University of Chicago, baru-baru ini mengolah data 1,9 juta pengemudi Uber di Amerika. Hasil studi tersebut mengatakan bahwa pengemudi laki-laki mendapatkan pendapatan lebih tinggi dari pengemudi wanita.

 

Ada tiga alasan kenapa pengemudi laki-laki menghasilkan pendapatan lebih banyak. Pertama, laki-laki memiliki pengalaman lebih banyak dalam menggunakan platform ride-sharing. Kedua, mereka tahu waktu-waktu paling sibuk. Ketiga, mereka mengendari mobil lebih cepat dan agresif daripada pengemudi wanita.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Hari Valentine sudah tidak romantis lagi

Remaja pengguna berat smartphone cenderung tidak bahagia

Jakarta masuk 10 besar kota terbaik untuk bisnis digital


Makin banyak perjalanan yang dilakukan seorang pengemudi di dalam aplikasi seperti Uber, menciptakan kesempatan yang lebih tinggi. Dalam pennelitian tersebut, menyebutkan bahwa pengemudi dengan 2.500 perjalanan meningkatkan pendapatannya sebesar 14 persen tiap jam dibandingkan pengemudi yang melakukan perjalanan kurang dari 100 buah.

Laki-laki mengakumulasi pengalaman berkendara lebih banyak daripada pengemudi wanita. Mereka juga mengemudi menggunakan aplikasi Uber dengan pemberhentian yang lebih sedikit.

Tipikal pengemudi laki-laki juga lebih suka mengendarai di jam-jam sibuk dan mencari lokasi yang lebih ramai pelanggan, daripada wanita.

Menurut kurva data yang dihasilkan para peneliti, ada cara untuk memaksimalkan pendapatan di Uber. Pengemudi ternyata bisa memanipulasi agar pengguna mau membayar tambahan ongkos. Mereka juga belajar strategi yang tepat untuk mengambil dan membatalkan pesan. Ini adalah strategi perjalanan yang jitu untuk menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: