BuzzFeed ubah gaya iklan digital mereka ke bentuk kuis

Banyaknya pengiklan yang mendekati BuzzFeed, membuat penerbit digital ini harus berpikir kreatif.

Media digital BuzzFeed mencoba mengubah gaya iklan mereka. BuzzFeed sendiri terkenal sebagai pioner dalam iklan Native Advertising.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Begini cara gunakan fitur Tukar Tambah di Tokopedia

Rahasia membidik penonton YouTube yang tepat

Remarketing: membuat email marketing yang “dibaca”


BuzzFeed kini punya dua layanan iklan anyar. Ini akan menolong perusahaan menjalankan kampanye mereka lebih bombastis lagi.

Idenya hadir untuk mengawinkan konten beretos sosial ala BuzzFeed dengan programmatic. Produk pertama BuzzFeed adalah ikaln model kuis. BuzzFeed akan membuatkan satu kuis bagi pengiklan setiap hari atau mini kuis yang hadir tiap minggu.

Produk kedua adalah BuzzCuts. BuzzFeed mengklaim mampu mengambil cuplikan iklan di TV dan mengubahnya menjadi video pendek atau gif yang menarik bagi komunitas pembaca di BuzzFeed.

Cam Smith, Ad Products Lead BuzzFeed mengatakan, "Kami menyebutnya sebagai inisatif banner yang sangat inovatif."

Memang, sejak BuzzFeed didirikan, perusahaan ini yang pertama menggunakan skema native advertising atau sponsor konten. BuzzFeed memilih untuk fokus memroduksi artikel dan video untuk memanjakan pemirsanya. Lewat artikel dan video menarik itulah, pesan-pesan dari brand tertentu dimasukkan oleh BuzzFeed.

CEO sekaligus Founder BuzzFeed, Jonah Peretti kepada Business Insider mengatakan, "Kami benar-benar menantang tim kami, menanyakan mereka, bisakah kalian beradaptasi dan berevolusi dengan brand lewat cara yang lebih kreatif lagi?" kata Jonah.

Untuk menguji teorinya itu, Jonah menugaskan Summer Burton, orang di balik layanan kuis BuzzFeed, agar mengawal proyek ini. Summer mengatakan dalam sebuah wawancara bersama Business Insider, "Satu tantangan bagi BuzzFeed ialah membuat artikel atau video untuk brand terlihat tetap alamiah, sesuai dengan konten BuzzFeed. Itu membutuhkan waktu. Sementara Pengiklan terus berdatangan ke BuzzFeed, namun berakhir ke publisher yang lain karena tidak sempat kami tangani."

Ini adalah tantangan yang biasa dihadapi media digital. Pengiklan selalu menginginkan ada tim khusus yang menangani kebutuhannya. Hanya saja, sumber daya publisher tidak cukup untuk menangani klien satu per satu. Ujung-ujungnya, pengiklan pun beralih ke publisher lain yang menawarkan iklan-iklan standar. Kesenjangan inilah yang mengawali BuzzFeed mengeluarkan dua layanan iklan baru: BuzzFeed quizzes dan BUzzCuts.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: