Baterai Hyundai Kona Electric tahan hampir 500 kilometer

Interiornya dilengkapi dengan kursi penghangat, layar sentuh 7 inci, dan hampir setiap sistem keselamatan milik Hyundai.

Baterai Hyundai Kona Electric tahan hampir 500 kilometer Source: Hyundai via Cnet

Pabrikan otomotif asal Korea Selatan, Hyundai, belum lama ini mengumumkan mereka telah mengirimkan mobil listrik Kona Electric pertama ke AS untuk Dr. Donald Small. Selain seorang ahli onkologi pediatrik, Dr. Donald merupakan direktur untuk Divisi Onkologi Pediatrik Johns Hopkins Kimmel. Dirinya juga sangat menyukai mobil listrik. Dilansir dari Cnet (17/2), dia membantu memasang pengisi daya baterai mobil pertama di rumah sakit The Johns Hopkin Hospital. Selain itu, dirinya juga memiliki 64 panel surya yang terpasang di rumahnya.

Hyundai dan Johns Hopkins keduanya erupakan nama yang tidak asing lagi. Program Hope on Wheels dari Hyundai mendanai penelitian kanker pediatrik, dan program ini memberikan USD2 juta (Rp28 miliar) kepada Kimmel Cancer Centre sebagai hasil dari program itu.


BACA JUGA

Chevrolet punya teknologi agar remaja selalu gunakan sabuk pengaman

Nissan perkenalkan generasi lanjutan teknologi mobil otonom

Tesla sesuaikan fitur Autopilot demi peraturan baru


Dengan harga awal USD36.450 (Rp514 juta) sebelum insentif, Kona Electric mampu mengakses jarak 415 kilometer untuk satu kali isi daya baterai. Interiornya dilengkapi dengan kursi penghangat, layar sentuh 7 inci, dan hampir setiap sistem keselamatan milik Hyundai.

Hyundai akan membawa Kona Electric ke negara-negara bagian, seperti California dan Oregon. Seiring berjalannya waktu dan jika pasokan memungkinkan, Hyundai kemudian akan memperluas Kona Electric ke negara-negara lain. Adik pprusahaan Hyundai, KIA, telah menawarkan varian listrik Soul di negara-negara mandatori Zero Electric Vehicle (ZEV) sejak 2014, tetapi tidak pernah berusaha untuk mencapai penjualan nasional.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: