Apple Resmi Gunakan Google Gemini untuk Pengembangan AI Siri
Apple dikabarkan menjalin kerja sama dengan Google untuk pengembangan AI, termasuk pada asisten virtual Siri.
Ilustrasi kerja sama Apple dengan Google. dok. ilustrasi dibuat AI
Apple menggandeng Google untuk memperkuat fitur kecerdasan buatan (AI) di perangkatnya, termasuk asisten virtual Siri.
Keputusan ini diambil setelah Apple menjajal terhadap sejumlah teknologi AI, termasuk dari OpenAI dan Anthropic.
Kerja sama ini menandai langkah besar Apple yang selama ini dikenal mengandalkan integrasi vertikal antara perangkat keras dan perangkat lunaknya sendiri.
Dalam pernyataan bersama, Apple dan Google menyebut kolaborasi ini akan membuka pengalaman baru bagi pengguna melalui pemanfaatan model AI Gemini.
- Project AVA Milik Razer Tuai Kritik imbas Tampilannya yang Dinilai Buruk
- Cloudera : Fondasi Data Jadi Penentu Penggunaan AI di 2026, Private AI dan Agen AI Makin Dominan
- Riset OutSystems: Shadow AI Mengintai, Sistem Agentik dan Low-Code Jadi Penentu Daya Saing Bisnis
- Caterpillar Gandeng Nvidia untuk Hadirkan AI dalam Alat Berat Konstruksi
“Setelah evaluasi yang cermat, kami menetapkan bahwa teknologi Google memberikan landasan yang paling mampu untuk Model Fondasi Apple,” ujar Apple dan Google dalam pernyataan resmi yang dikutip dari TechCrunch, Rabu (14/1/2026)
Kerja sama ini dikabarkan akan berlangsung dalam jangka panjang. Dalam kemitraan tersebut, Apple akan memanfaatkan model AI Gemini serta teknologi komputasi awan milik Google untuk mengembangkan model AI fundamentalnya di masa depan.
Sumber yang mengetahui kesepakatan tersebut menyebutkan kerja sama ini bersifat non-eksklusif, sehingga Apple tetap membuka peluang menggunakan teknologi AI dari pihak lain.
Meski tidak mengungkap nilai kontrak secara resmi, laporan sebelumnya menyebut Apple berpotensi membayar sekitar 1 miliar dolas AS kepada Google untuk akses teknologi AI tersebut.
Langkah kerja sama ini diambil di tengah kritik publik terhadap kemampuan AI Apple, khususnya Siri, yang dinilai tertinggal dibandingkan asisten AI dari perusahaan teknologi lain.
Apple sendiri telah merilis versi awal Apple Intelligence pada 2024, yang menghadirkan fitur AI seperti pencarian foto berbasis konteks dan peringkasan notifikasi.
Namun, pendekatan ini membuat AI Apple terasa lebih halus dan kurang mencolok dibandingkan layanan seperti ChatGPT atau Gemini.
Banyak pengguna menilai pembaruan tersebut belum menghadirkan perubahan besar pada Siri seperti yang diharapkan.
Kendati begitu, juru bicara perusahaan memastikan peningkatan signifikan akan dirilis tahun ini, dengan peluncuran yang diperkirakan berlangsung pada musim semi.
Dalam kerja sama dengan Google, Apple juga menegaskan komitmennya pada privasi pengguna.
Sebagian besar pemrosesan AI dilakukan langsung di perangkat (on-device) atau melalui infrastruktur internal yang dikontrol ketat.
Perusahaan memastikan standar privasi tersebut tetap dipertahankan dalam kemitraannya dengan Google









