sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id wd
Selasa, 28 Jan 2020 18:50 WIB

Review Rapoo M100, mouse tanpa suara

Konsep yang ditawarkan Rapoo melalui mouse M100 memang sukses meminimalisir suara klik pada tombol utamanya.

Review  Rapoo M100, mouse tanpa suara
(Foto: Tek.id)

Mouse menjadi perangkat yang tak terpisahkan dari sebuah komputer atau laptop. Meskipun pada laptop trackpad menjadi penggantinya, kemampuan mouse dalam beberapa hal tak bisa tergantikan sepenuhnya. Wajar saja jika perangkat berukuran kecil ini masih diminati pengguna.

Seiring waktu, mouse hadir dengan dukungan Bluetooth yang memungkinkannya untuk terhubung dengan komputer atau laptop tanpa keterlibatan kabel. Seperti mouse yang sedang saya pakai belakangan ini, Rapoo M100. Di sini, saya akan mengulas pengalaman saya menggunakan mouse tersebut.

Tampil cukup ramping

Secara umum, desain mouse ini tak ubahnya mouse office lainnya. Hanya saja, bodinya dibuat sedikit lebih ramping dengan balutan material plastik bertekstur matte. Dengan konsep itu, perangkat ini akan lebih mudah digenggam dan tidak licin. Bodi sampingnya dibalut dengan material yang agak glossy, namun dilengkapi dengan tekstur bergerigi. Tekstur ini disiapkan untuk memberikan grip sehingga mengurangi efek licin yang ditimbulkan ketika jari berkeringat atau hal lainnya.

Mouse ini juga menyertakan tombol scroll yang dibalut dengan material karet serta bertekstur gerigi. Secara desain, konsep ini membuat saya nyaman melakukan scroll karena tekstur karet yang tidak licin. 

Bodi belakangnya dilengkapi dengan tombol power untuk menghidupkan perangkat serta mengatur koneksi bluetooth. Mouse Rapoo M100 juga menyertakan tombol Bluetooth untuk memudahkan pengguna beralih dari mode wireless dengan dongle atau tidak.

Sayangnya, Rapoo tak melengkapi perangkat ini dengan fitur pengaturan DPI juga tombol tambahan untuk menyematkan fungsi lainnya. 

Switch anti berisik

Rapoo M100 dirancang sebagai mouse yang minim suara. Maksudnya, dua tombol utama mouse ini dirancang untuk meminimalisir suara klik ketika digunakan oleh pengguna. Rahasianya ada dipenggunaan silent switch. Saat saya menggunakan mouse ini, mouse Rapoo ini memang sukses meredam efek suara klik. Meski memang secara umum mouse office tak begitu menghasilkan efek suara yang berisik, namun jika dibandingkan dengan mouse office yang mainstream, Rapoo M100 memang lebih hening.

Tak hanya tombol utamanya, tombol scrolling-nya juga menghasilkan suara yang minim. Sayangnya, saya agak kesulitan untuk scrolling konten dalam jarak yang sedikit karena tombol scroll-nya terbilang ”berat”. Sementara untuk scrolling materi dengan jarak yang banyak, bisa dilakukan dengan baik dan cukup nyaman.

Rapoo M100 mendukung koneksi mode ganda, dengan dongle Bluetooth atau tanpa dongle. Koneksi bluetooth menggunakan dongle hanya mengharuskan pengguna untuk memasang dongle Bluetooth ke port USB laptop atau perangkat lainnya. Koneksi Bluetooth akan otomatis terhubung dan mouse bisa digunakan untuk mengoperasikan laptop.

Sementara mode tanpa dongle mengharuskan pengguna untuk menekan tombol Bluetooth dalam waktu yang agak lama agar mouse melakukan pairing dan memungkinkan untuk terhubung ke perangkat lainnya. Menariknya dalam mode ini, Rapoo M100 bisa terhubung hingga ke tiga perangkat meski tidak dalam waktu bersamaan. Artinya, Sahabat Tek bisa memanfaatkan satu mouse untuk tiga perangkat berbeda hanya dengan mengubah koneksi.

Sayangnya saya mendapati kendala ketika melakukan pairing maupun memindahkan koneksi mouse ini ke perangkat lainnya. Nama perangkatnya saja terkadang tidak muncul dalam daftar device yang bisa dihubungkan melalui Bluetooth. Dengan begitu, saya kesulitan untuk menghubungkan Rapoo M100 ke perangkat lainnya selain laptop utama.

Oleh karenanya, saya lebih memilih menggunakan dongle untuk menghubungkan mouse ke laptop atau perangkat lainnya ketimbang direct ke bluetooth laptop atau tanpa dongle. Setelah laptop diaktifkan dari mode sleep, koneksi mouse juga cukup lama untuk terhubung kembali, baik dalam mode dengan atau tanpa dongle, sehingga membutuhkan jeda beberapa detik untuk terkoneksi. 

Konsep yang ditawarkan Rapoo melalui mouse M100 memang sukses meminimalisir efek suara pada tombol utamanya. Sayangnya masalah koneksi yang saya dapati membuat saya agak kurang nyaman. 

Rapoo M100 sendiri sudah tersedia di e-commerce di Indonesia dengan harga mulai Rp100 ribuan. Jika kalian tertarik untuk membelinya, kalian bisa klik pada link berikut Rapoo M100.

 
Rapoo M100
Bagus ...
  • Enggak berisik
  • Desain ramping
  •  
Kurang ...
  • Koneksi kurang stabil
  •  
  •  
Share
back to top