sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id oppo
Jumat, 19 Feb 2021 15:01 WIB

Review Linksys E5600, andal dipakai streaming rame-rame

Router ini diklaim dapat mendukung lebih dari 10 perangkat sekaligus dan beberapa fitur keren lainnya, seperti Parental Control.

Review Linksys E5600, andal dipakai streaming rame-rame

Salah satu kebutuhan utama saat bekerja atau sekolah dari rumah (WFH dan SFH) adalah jaringan internet. Pilihan utama awal-awal WFH dan SFH adalah mencari provider internet untuk berlangganan. Teknisi dating, instalasi kabel dan pasang router, bisa internetan deh.

Namun, karena semua orang saat ini banyak beraktivitas dari rumah, bisa dikatakan semakin banyak pula perangkat yang terkoneksi ke router. Nah yang perlu dipahami adalah belum tentu router bawaan provider internet bisa mendukung banyak perangkat sekaligus.

Apa yang umumnya terjadi ketika router tak bisa mendukung perangkat dalam jumlah yang cukup banyak. Biasanya bakal sering terputus tiba-tiba internet di perangkat ayah, ibu, adik, juga bisa kakak.

Untuk menyiasati hal tersebut, saya sudah menyiapkan router Linksys E5600. Router ini diklaim dapat mendukung lebih dari 10 perangkat sekaligus dan beberapa fitur keren lainnya.

Desain berdiri tanpa antena eksternal

Desain adalah salah satu hal yang membuat router milik Linksys ini tampil beda dari router yang lain. Jika beberapa merek router dipasaran menawarkan posisi horisontal dengan antena eksternal/ linksys E5600 justru berdiri dengan desain yang menarik.

Router yang sekilas mirip pesawat luar angkasa ini, memilki 6 lampu indikator berwarna biru di bagian depan. Keenam indicator tersebut merupakan indikasi daya, koneksi internet (biru terhubung/ oranye tidak terhubung), dan empat koneksi LAN.

Sementara di sisi belakang, kalian bisa menemukan tombol WPS dan reset, empat port LAN, satu port WAN, port daya, serta tombol power. Meski desainnya berdiri, router ini cukup stabil karena kaki dudukannya dirancang cukup lebar dan dilapisi dengan lapisan karet agar tak mudah bergeser saat diletakkan di meja.

Proses konfigurasi mudah

Sama seperti router kebanyakan, Linksys E5600 ini mendukung beberapa cara untuk bisa beroperasi. Cara mudah dengan menggunakan fitur WPS, dengan menekan tombol WPS di router ini dan modem/router yang sudah memiliki jaringan internet (router provider). Tunggu beberapa saat sampai router selesai melakukan handshake dan jaringan internet terhubung yang ditandai dengan indicator logo internet di muka menjadi biru.

Cara kedua adalah cara manual, cara ini juga cukup mudah dilakukan. Berikut saya jabarkan cara memasang router Linksys E5600 menggunakan cara manual.

Pertama pasang kabel daya, kemudian hubungkan kabel LAN dari modem atau router provider, ke port yang bertuliskan Internet pada Linksys E5600. Kemudian hidupkan.

Siapkan kabel LAN lagi, kemudian hubungkan kabel LAN tersebut ke port Ethernet di Linksys E5600, bisa port nomer berapa saja. Kemudian masukan juga ke port LAN di laptop.

Buka browser dan ketikkan myrouter.local/, maka kalian akan membuka halaman untuk masuk ke menu pengaturan router ini. Masukkan password admin (password default beberapa router).

LInksys e5600 memiliki tampilan menu yang memang berbeda dengan beberapa router lainnya. Meski begitu, tampilannya masih mudah dimengerti.

Ketika baru masuk, kita akan dituntun melalui setup wizard, pilih region, kemudian masukan SSID atau nama jaringan, masukkan juga paswordnya. Karena mendukung dual band, kalian juga bisa menggunakan jaringan 5 GHz. Prosesnya sama, namun bedakan saja agar mudah dibedakan. Kasih nama, bikin password, klik next.

kita akan diminta untuk membuat pasword baru untuk mengakses halaman pengaturan router ini, saya masukan ‘cendoldawetseger’. Saya sarankan jangan yang berkaitan dengan router ini, biar ga mudah ditembus pihak-pihak iseng.

Ketika informasi yang dimasukkan sudah sesuai, tinggak klik save, tunggu sampai router selesai mengkonfigurasi semua dan kalian sudah punya jaringan baru di rumah.

Sinyal kencang dan bisa buat ramean

Hal yang membuat saya tertarik dengan router ini adalah kemampuannya mendukung lebih dari 10 perangkat sekaligus. Selain itu router ini juga diklaim bagus untuk streaming dan browsing.

Saya sendiri menggunakan beberapa smartphone setiap harinya. 1 smartphone untuk bekerja, 1 untuk bermain gim, dan kadang ada 2 lagi smartphone yang sedang saya review.

Ada juga laptop yang sering saya gunakan ketika ingin mengetik di ruang keluarga, sementara PC di kamar terus terhubung.

Belum lagi, perangkat orang tua dan adik-adik. Sudah berapa tuh?? Banyak kan, dan rasanya lebih dari 10 perangkat.

Beruntungnya, Linksys E5600 dapat memenuhi klaimnya. Semua perangkat yang ada di rumah dapat terhubung ke jaringan internet tanpa khawatir tiba-tiba terputus sendiri. Bahkan ketika dipakai bermain gim mobile, gim online, nonton drakor, dan streaming berita secara bersamaan.

Hal menarik lainnya adalah meski tidak dibekali antena eksternal, kekuatan jangkauan sinyalnya cukup luas. Bahkan meski saya letakkan routernya di lantai 2, saya masih bisa terhubung ketika sedang bercengkrama di lantai bawah bersama keluarga.

Fitur penting yang wajib diketahui

Internet memang menjadi media untuk melakukan apa saja, kita bisa bekerja, belajar, berkomunikasi, dengan dunia luar dengan mengandalkan internet. Namun, internet juga memiliki dampak buruk jika tidak digunakan dengan benar.

Contoh paling mudah adalah mudahnya konten-konten non edukatif yang akan sampai ke putra putri kita. Untuk itu sebagai orang tua, kita harus turut berperan dalam menyaring konten yang bisa sampai ke putra putri kita.

Menggunakan router ini, kita bisa menyaring konten non edukatif dengan membatasi akses ke situs tertentu. Namanya fitur parental control. untuk mengaktifkan fitur ini, Anda harus masuk ke menu pengaturan router, kemudian pilih tab Parental Control, centang Parent Control, kemudian klik ‘Add’ untuk menambah perangkat yang ingin dibatasi aksesnya.

Parental Control juga bisa dijadwalkan, artinya fitur ini mem-blok situs-situs tertentu di jam-jam yang sudah ditentukan. Jika memang situs itu tidak layak dibuka, maka pilih saja ‘Always’.

Router ini juga memiliki fitur Guest Access yang bisa dibatasi hingga beberapa perangkat. Maksimal Anda bisa menampung hingga 10 orang Guest.

Untuk fitur keamanannya, Linksys E5600 juga dibekali beberapa fitur keamanan bagi pengguna yang menggunakan laptop ini di kantor atau tempat usaha yang membutuhkan pengaturan keamanan tambahan. Anda bisa menemukan pengaturan firewall, DMZ, DDNS, QoS, dan bebrapa fitur keamanan lainnya yang bisa kalian konfigurasi sesuai dengan kondisi dan kebutuhan yang berbeda-beda.

Kesimpulan

Salah satu alasan kenapa saya memilih router ini untuk dipakai dirumah adalah kemampuannya yang bisa terkoneksi dengan banyak perangkat. Klaimnya yang bisa mendukung hingga 10 lebih perangkat perlu diacungi jempol, karena Linksys E5600 terbukti mampu memberikan jaringan yang stabil meski sering dipakai streaming berbarengan.

Meski hadir tanpa antena eksternal, cakupan sinyal router E5600 ini tergolong cukup oke dipakai di rumah yang memiliki 2 lantai. Selain itu router ini juga memiliki fitur Parental Control yang dirasa cukup penting saat ini karena anak-anak semakin lama menghabiskan waktu dengan perangkatnya. Hal ini membuat kita harus pintar-pintar menyaring konten yang bisa dikonsumsi oleh anak-anak.

untuk harganya sendiri, Linksys E5600 dibanderol dikisaran Rp700 ribuan. Relatif terjangkau mengingat fitur yang dibawanya serta kemampuannya yang bisa dipakai oleh banyak perangkat sekaligus.

80
Linksys E5600
 
Keunggulan
  • Dual-Band
  • Bisa terkoneksi hingga lebih dari 10 perangkat
  • Instalasi mudah
 
Kekurangan
  • Blum tersedia opsi untuk mendukung storage
  •  
  •  
Share
×
tekid
back to top