EnGenius Mesh Router, solusi WiFi mulus saat pindah ruangan

Tidak seperti router konvensional, wireless mesh router ini bisa langsung dikonfigurasi melalui smartphone Anda.

Internet saat ini seakan sudah menjadi kebutuhan primer. Hal ini dipicu dari ledakan konten digital, perubahan gaya hidup serta meningkatnya popularitas perangkat pintar.

Oleh karena itu setiap orang rela melakukan lebih agar selalu terhubung ke internet. Menggunakan provider internet yang andal menjadi poin penting. Namun menggunakan perangkat yang tepat untuk menunjang konektivitas yang cepat serta cakupan yang luas juga tak kalah pentingnya .

Tidak banyak perangkat yang bisa menawarkan kedua hal tersebut. Salah satu solusinya bisa dengan menggunakan kombinasi router dan Wi-Fi Extender atau menggunakan router mesh network. Seperti router EnGenius EMR3500 yang menyambangi meja redaksi kami. Seperti apa performanya, ikuti ulasannya di bawah ini:

Desain ringkas dan minimalis

Wireless mesh router milik EnGenius ini kami terima berjumlah tiga perangkat. Satu perangkat yang menjadi poros dari jaringan mesh network ini adalah Mesh Router EMR3500. Perangkat ini memiliki bentuk membulat. Desainnya sangat minimalis dengan logo serta LED indikator di bagian atasnya.

Dukungan koneksi port yang dimilikinya ada empat buah yang terletak di sisi bawah. Port ini terdiri dari dari port daya, LAN, WAN dan port USB yang bisa dihubungkan dengan eksternal storage. Fitur ini menawarkan kemudahan untuk berbagi file antar perangkat yang terhubung pada jaringan.

Sementara dua perangkat lainnya berupa Mesh Dot EMD1. Kedua perangkat ini juga hadir dengan bentuk yang ringkas dan minimalis. Ia juga memiliki LED indikator serta Ethernet Port untuk dukungan koneksi kabel.

Menariknya, Mesh Dot EMD1 didesain dengan steker atau kaki colokan. Hal ini menawarkan kemudahan dan keringkasan untuk menempatkannya di rumah atau kantor.

Proses instalasi mudah

Salah satu kemudahan yang ditawarkan EnGenius Wireless mesh router ini adalah proses instalasinya yang mudah. Tidak seperti router konvensional, wireless mesh router ini bisa langsung dikonfigurasi melalui smartphone Anda. Bagaimana caranya? ikuti langkah berikut:

Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, proses instalasinya mudah dan bisa dilakukan dengan menggunakan smartphone. Hal pertama yang harus dilakukan adalah buka Google Play Store, cari dan instal aplikasi bernama EnMesh For Home. Buka dan isi informasi yang dibutuhkan aplikasi tersebut.

Kemudian Anda akan diminta untuk menyambungkan kabel daya dan kabel ethernet ke port WAN. Ikuti intruksinya sampai Anda diharuskan untuk memindai QR code yang terdapat di bawah router. Selesai memindai, tunggu hingga LED berhenti berkedip dan berwarna putih lalu masukkan beberapa informasi seperti SSID, Wi-Fi Password, dll.

Ketika Anda sudah sampai pada halaman “You Are All Set” berarti Mesh Router EMR3500 sudah beroperasi. Namun, masih ada yang harus menyambungkan dua Mesh Dot EMD1 lainnya untuk mendapatkan cakupan yang lebih luas dan mengurangi sudut-sudut rumah atau kantor yang tak tersentuh sebaran Wi-Fi router konvensional.

Dari sini Anda hanya tinggal memilih menu “Add more devices”. Kemudian pasangkan Mesh Dot EMD1 pada colokan listrik. Aplikasi akan mendeteksi Mesh Dot EMD1, kemudian menyambungkan Mesh Router EMR3500 dengan Mesh Dot EMD1 secara otomatis tanpa harus melakukan konfigurasi lagi. Ulangi proses tersebut untuk memasangkan perangkat Mesh Dot EMD1 yang tersisa.

Cakupan luas dan meminimalisir sudut mati

Ketika ketiga perangkat sudah terhubung satu dengan yang lain, Anda bisa mengeceknya melalui aplikasi EnMesh For Home. Pada tampilan muka aplikasi, tersaji beberapa informasi menarik. Salah satunya adalah kecepatan download dan upload pada jaringan Anda.

Di bawahnya, Anda bisa melihat bagaimana skema jaringan yang terhubung pada internet. Dari konfigurasi yang saya gunakan, ada dua Mesh Dot yang terhubung dengan EMR3500.

Selain itu, aplikasi ini juga dapat menunjukan kecepatan transfer antar perangkat EnGenius yang Anda miliki. Dari sini Anda juga bisa melihat apakah jarak antar perangkat tergolong jarak optimal dengan indikasi warna.

Warna hitam menunjukan koneksi kabel, sementara warna Ungu menunjukan jarak antar perangkat yang terlalu berdekatan, warna Biru Muda menunjukan jarak optimal, sementara warna Oranye menunjukan jarak antar perangkat terlalu berjauhan. Beruntung penempatan perangkat kami, sudah optimal, hal ini terlihat dari warna Biru di perangkat kami.

Penasaran dengan kecepatan aktualnya, saya pun juga mencoba menguji kecepatan jaringan melalui situs fast.com. Dari tiga kali mencoba, saya mendapatkan kecepatan yang berkisar antara 14Mbps sampai 17Mbps. Cukup stabil dan sesuai dengan yang ditampilkan aplikasi EnMesh.

Pengujian saya lanjutkan dengan mencoba bermain gim online pada smartphone, gim yang biasa saya mainkan adalah PUBG mobile. Masalah yang sering saya rasakan ketika masih menggunakan router konvensional adalah saya tidak bisa berpindah ruangan dengan leluasa. Karena biasanya koneksi akan terganggu dan sesi gim kami akan meminta untuk terhubung kembali ke server PUBG. Hal ini bisa menggambarkan lemahnya sinyal ketika berada dalam ruangan berbeda.

Namun, hal seperti ini dapat diminimalisir dengan penggunaan wireless mesh router milik EnGenius ini. Saya bisa berpindah ruangan lebih tenang karena cakupannya yang lebih luas.

Dengan sinyal yang lebih luas, wireless mesh router juga bisa menjadi jaringan yang andal bagi beberapa perangkat smarthome yang Anda gunakan di rumah. Anda bisa memiliki pilihan yang lebih leluasa untuk menempatkan perangkat pintar seperti IP Cam di sudut ruangan yang sebelumnya tak terjangkau oleh jaringan internet.

Cocok buat kantor dan rumah bertingkat

Wireless mesh router EnGenius ini menunjukan performa yang cukup oke dalam menghadirkan jaringan mesh yang andal dan luas. Proses instalasinya tergolong mudah dan bisa diselesaikan menggunakan smartphone saja.

Meski berbentuk ringkas, router milik EnGenius ini hadir dengan standar AC1300 yang dapat memenuhi kebutuhan koneksi cepat untuk kebutuhan streaming dan transfer data.

Hanya saja, harga yang dibanderolanya tidak bisa dibilang murah. Menurut informasi yang kami dapat, EnGenius membanderol satu perangkatnya seharga 2,2 juta, jika dikali tiga maka akan berkisar 6,6 juta. Harga tersebut memang tergolong tinggi jika dibandingkan dengan router sejenis namun sudah menawarkan standar AC6600. Pilihannya kembali ke Anda.

 
EnMesh Wireless Router EMR3500 & Mesh Dot EMD1
Bagus ...
  • Desain ringkas
  • Instalasi mudah
  • Standar AC1300
Kurang ...
  • Harga cukup tinggi
  •  
  •  
Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: