Review powerbank

Prolink PPB1005, dukung pengisian cepat dan nirkabel

Memiliki kapasitas 10.000 mAh, powerbank Prolink PPB1005 ini mengusung desain yang cukup besar. Meski demikian, Prolink tidak kehilangan akal agar tetap menjadikan PPB1005 terlihat menarik.

Prolink PPB1005, dukung pengisian cepat dan nirkabel

Saat ini, ponsel dan tablet bisa dibilang sudah menjadi komputer saku yang efektif. Namun dengan menjadi ‘serba bisa’, daya tahan baterainya pun berkurang. Hingga saat ini, perkembangan teknologi baterai memang belum memuaskan. Maksudnya adalah jika ingin memiliki kapasitas baterai yang besar, maka ukuran perangkatnya pun ikut besar. Jika menginginkan perangkat yang tipis, biasanya kapasitas baterainya tidak besar.

Oleh karenanya, kebanyakan orang mengatasi daya tahan baterai dengan menggunakan powerbank atau dapat disebut sebagai baterai cadangan. Beberapa powerbank zaman sekarang sudah dilengkapi dengan teknologi pengisian cepat atau fast charging serta pengisian nirkabel. Salah satu powerbank yang mendukung kedua fitur tersebut adalah Prolink PPB1005.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Penemu baterai lithium-ion dapat hadiah Nobel

Baterai mobil listrik terbaru bisa tahan jutaan km

Berkat nanochain, kapasitas baterai akan lebih besar


Besar tapi menarik

Memiliki kapasitas 10.000 mAh, powerbank Prolink PPB1005 ini mengusung desain yang cukup besar. Meski demikian, Prolink tidak kehilangan akal agar tetap menjadikan PPB1005 terlihat menarik. Secara keseluruhan, bentuk powerbank tersebut seukuran dengan ponsel 5 inci. Salah satu yang menjadikannya unik adalah tidak ada sudut di tepiannya.

Bodinya yang berdimensi 142 x 69 x 18,5 mm dibalut dengan material plastik bercorak kotaok-kotak kecil. Kami pribadi tidak ada keluhan untuk material tersebut. Pasalnya meski plastik, bodi powerbank Prolink PPB1005 terasa solid. Tidak terasa kopong ketika di ketuk bodinya.

Satu lagi yang bisa menarik perhatian pada desainnya adalah pola kotak-kotak kecil tersebut akan memberikan efek pantulan ketika ia terkena cahaya. Tetapi sayangnya powerbank ini berwarna putih, jadi sangat rentan terhadap noda apapun. Apalagi jika kamu tidak pilih-pilih tempat saat meletakannya.

Jika kamu ingin tetap menjaga bodi powerbank tetap bersih, maka solusinya adalah menggunakan sarung yang tersedia di dalam paket penjualan. Sarung tersebut berwarna hitam dengan material dacron atau lebih dikenal sebagai bahan parasit. Oleh karena itu, sarung pembungkus ini bisa melindungi powerbank PPB1005 dari cipratan air yang tidak terlalu banyak.

Performa

Prolink melengkapi powerbank PPB1005 dengan tiga port di bagian tepi sisi atas. Ketiga port ini adalah USB-C 3.0 sebagai input arus listik yang berfungsi untuk mengisi daya powerbank. Asiknya, kamu tidak hanya dapat mengisi ulang baterai powerbank via port USB-C, tetapi dapat juga mengisi melalui port Micro USB. Dengan demikian kamu tidak perlu bingung untuk memilih port kabel yang tersedia. Satu port lagi adalah USB-A untuk keluaran arus listrik untuk mengisi ulang baterai ponsel atau sejenisnya.

Di tepi sisi kiri dan kanan masing-masing terdapat empat lampu LED dan tombol berukuran kecil. Lampu LED dan tombol tersebut memiliki hubungan lantaran dapat digunakan untuk menampilkan sisa kapasitas baterai powerbank yang tersisa. Selain untuk mengetahui sisa kapasitas baterai, tombol tersebut juga dapat digunakan ketika kamu ingin mengaktifkan pengisian nirkabel pada ponsel.

Ketika sedang mengisi baterai ponsel yang memiliki sistem fast charging, maka salah satu dari keempat lampu LED tadi akan menyala warna merah. Kami menguji PPB1005 menggunakan ponsel Samsung Galaxy S10+ yang sudah terinstal aplikasi Ampere.

Pada pengisian baterai menggunakan kabel (wired), maka kekuatan arus yang didapatkan adalah 2,7 ampere. Awal pengisian, arus listrik yang didapatkan S10+ adalah 0,5 ampere, dan kedmudian meningkat secara drastis hingga maksimal 2,9 ampere. Selama proses isi ulang, arus pengisian berada di antara angka 2,6 dan 1,7 ampere.

Sedangkan ketika saya mengisi ulang ponsel tersebut secara nirkabel, kekuatan arus listriknya secara keseluruhan berada di angka 1,3 ampere dengan minimal dan maksimal arus listrik masing-masing adalah 0,9 ampere dan 1,4 ampere. Ketika melakukan pengisian nirkabel, ponsel tidak perlu diletakkan secara sejajar di atas powerbank karena PPB1005 mendukung pengisian nirkabel 360 derajat di sisi atasnya.

Tidak ketinggalan juga kami menguji coba mengisi ulang ponsel Redmi Note 7. Pengisian cepat di ponsel ini dapat ditangani hingga kekuatan arus listrik sebesar 2,06 ampere dengan rata-rata arus listrik 2,04 selama pengisian. Selama mengisi baterai ponsel atau perangkat sejenis, saya tidak merasa peningkatan suhu pada PPB1005.

Kesimpulan

Sesuai spesifikasinya, maka bisa katakan bahwa powerbank Prolink PPB1005 memiliki keluaran arus listrik yang stabil sesuai spesifikasinya, baik itu pengisian menggunakan kabel maupun secara nirkabel. Sebagai catatan, lembar spesifikasi menunjukkan bahwa arus listrik ketika pengisian cepat via kabel adalah hingga 3 ampere, sedangkan spesifikasi pengisian nirkabel tertulis hingga 1,3 ampere.

Dengan Kapasitas 10.000 mAh, kami terkadang hanya dapat mengisi ulang baterai ponsel berkapasitas 4.000 mAh sebanyak dua kali (atau bahkan kurang), hal ini sejatinya dikarenakan powerbank pun membutuhkan daya ketika sedang mengisi daya ke perangkat. Powerbank PPB1005 memerlukan waktu sekitar 5 jam untuk mengisi ulang via adaptor 5V/2A dan sekitar 3 jam menggunakan adaptor 9V/2A. Harga untuk powerbank ini adalah Rp679.000 dan jika kamu tertarik, kamu bisa membelinya pada link berikut Prolink PPB1005.

 
Prolink PPB1005
Bagus ...
  • Arus listrik stabil
  • Desain menarik
  • Mendukung port USB ganda
Kurang ...
  • Warna mudah terkena noda
  • Bobot agak berat
  • Bodi plastik
Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: