Review Asus A407UB

Laptop pilihan baru di harga Rp6 jutaan

Laptop murah meriah ini bisa dijadikan sebagai teman bekerja, belajar, sekaligus bermain berkat dukungan hardware yang cukup mumpuni di kelas menengah

Laptop pilihan baru di harga Rp6 jutaan

Memilih laptop dengan harga terjangkau seeperti di kisaran Rp5-6 jutaan memang gampang-gampang susah. Selain karena banyak sekali varian yang tersedia di pasar, laptop dengan kisaran harga tersebut seringkali tampil dengan spesifikasi yang "menipu". 

Misalnya, laptop tersebut tampil dengan prosesor yang tinggi seperti Intel Core i5 tapi hanya tampil dengan RAM terbatas yang tidak bisa di-upgrade. Ada juga laptop yang tampil dengan bentuk bongsor serta punya bobot yang terlalu berat, padahal rentang harga Rp5-6 jutaan merupakan "sweet spot" bagi para karyawan, mahasiswa, dan pelajar yang lebih membutuhkan laptop dengan bodi ringkas.

Kali ini kami kedatangan Asus A407UB yang merupakan laptop kelas menengah dengan banderol harga Rp6,5 juta. Salah satu nilai jual yang paling menarik di laptop ini adalah adanya pemindai sidik jari yang bisa digunakan untuk membuka komputer yang sedang dikunci melalui fitur Windows Helo. Tapi apakah hanya itu saja keunggulannya?

Ringkas, ringan

Saya cukup kaget ketika memegang A407UB untuk pertama kalinya. Bobotnya ternyata cukup ringan untuk laptop berlayar 14 inci. Tidak hanya itu, bodinya juga tergolong ringkas dan bisa masuk dengan mudah di kompartemen laptop sekunder di tas saya. Itu artinya, A407UB bisa menjadi laptop kedua yang bisa saya bawa selain laptop utama yang punya layar berukuran besar.

Salah satu alasan kenapa laptop ini punya ukuran yang lebih ringkas dari laptop 14 inci lainnya adalah karena bezel layarnya ternyata cukup tipis. Ini membuat keseluruhan bodinya bisa hadir lebih ringkas. Tapi, seluruh bodinya terbuat dari plastik.

Dari luar Asus A407UB memang tampak seperti laptop biasa yang dibalut dengan plastik. Meski Asus sudah menghadirkan tekstur dan tampilan metal finishing pada permukaan bodinya, nuansa bahan plastiknya masih ada. Apalagi ketika Anda memegang bodinya.

Kabar baiknya, bodi laptop ini masih sangat kokoh meski tampil dengan bahan plastik. Berbagai bagian rawan seperti keyboard dan layar pada Asus A407UB tampil sangat kokoh dan terlihat tahan terhadap tekanan. Ini merupakan nilai lebih sebab kebanyakan laptop kelas menengah seperti A407UB tidak punya bodi yang tangguh.

Soal fitur, Asus A407UB tampil cukup baik untuk digunakan oleh pelajar dan karyawan. Laptop ini sudah punya port display HDMI untuk menunjang presentasi melalui proyektor atau televisi, serta port USB 3.0. Sayangnya, laptop ini hanya punya dua port USB. Selain itu, ada pula slot pembaca MicroSD.

Bagi Anda yang mengincar laptop dengan ODD (Optical Disc Drive) seperti DVD-ROM, A407UB buaknlah laptop yang tepat. Laptop ini sama sekali tidak memiliki ODD. Jika ingin membaca atau menyimpan data di DVD atau media penyimpanan serupa, Anda harus membeli ODD eksternal secara terpisah.

Saya juga sangat suka dengan sensor sidik jari di A407UB. Responya cepat dan sudah terintegrasi dengan Windows Helo. Percayalah Anda tidak akan mau lagi mengetik password untuk masuk ke dalam sistem Windows 10 di laptop ini ketika sudah mencoba fitur pemindai sidik jarinya.

Beralih ke kenyamanan pengoperasian, secara mengejutkan A407UB punya keyboard yang sangat bagus. Saya sangat suka mengetik dengan keyboard di laptop ini lantaran punya traveling distance yang pas. Selain itu, jarak antar tombol yang tidak terlalu mepet dan tidak terlalu jauh membuatnya nyaman untuk para pekerja yang butuh keyboard nyaman.

Touchpad di A407UB juga cukup menarik. Asus sudah membenamkan fitur gesture khusus untuk kontrol yang lebih baik. Bahkan sistem palm rejection di touchpad-nya bisa dibilang beroperasi sangat baik. Ini jarang ditemukan di laptop sekelasnya yang biasanya punya touchpad yang kaku dengan fitur palm rejection yang tidak berfungsi dengan baik.

Bagaimana dengan performanya?

Berbicara performa sebuah laptop memang tidak bisa terlepas dari spesifikasi hardware yang diusungnya. Untuk laptop kelas menengah, A407UB mengusung spesifikasi yang bisa dikatakan cukup standar. Di dalam laptop ini sudah tertanam RAM sebesar 4GB dan GPU Nvidia GeForce MX110 dengan VRAM 2GB.

Sayangnya, prosesor laptop ini masih menggunakan Intel Core i3-6006U yang merupakan prosesor Intel Core generasi ke-6 alias Skylake. Padahal GPU yang ada di A407UB merupakan chip versi baru. Berkat GPU tersebut juga laptop ini punya kemampuan olah grafis yang mumpuni. Bahkan ia bisa diajak bermain beberapa gim esport seperti Dota 2 dengan performa yang lumayan.

Berikut adalah hasil uji performa menggunakan aplikasi benchmark pada Asus A407UB.

Ada hal yang menarik di hasil benchmark tersebut. Jika diperhatikan, performa ketika laptop ini terpasang ke soket listrik dan performa saat menggunakan baterai punya hasil yang sangat mirip. Itu artinya, Asus tidak menurunkan performa laptop ini, bahkan ketika ia beroperasi dengan menggunakan baterai.

Satu yang saya kurang suka dari performanya adalah penggunaan HDD di laptop ini. Asus A407UB hadir dengan HDD 1TB 5400 RPM yang cukup lelet. Bahkan dari pantauan saya ketika menguji laptop ini, sebagian besar penghambat performanya ada di HDD yang punya kecepatan baca tulis rendah.

Soal baterai, laptop ini memang tidak punya daya tahan baterai seperti ZenBook atau VivoBook yang sangat panjang. Berdasarkan pengujian menggunakan PCMark 8 Battery Life, laptop ini hanya mampu bertahan selama 3 jam 24 menit. Untuk penggunaan standar, A407UB bisa bertahan sekitar empat jam penggunaan di mode Battery Saving dengan WiFi menyala.

Cocok untuk pelajar dan pengguna pemula

Melihat fungsi, spesifikasi, dan performa berdasarkan hasil pengujian, saya bisa menyimpulkan kalau Asus A407UB memang sangat cocok untuk pelajar dan pengguna pemula. Selain cukup kencang untuk kebutuhan belajar dan bekerja, laptop ini juga cukup bisa diandalkan untuk kebutuhan multimedia.

Laptop ini memang masih punya beberapa kekurangan, tetapi masih bisa dimaafkan. Namun satu hal yang sangat saya sarankan adalah sebaiknya Anda mengganti HDD-nya dengan SSD. Saya jamin performanya akan meningkat drastis meski Anda tidak menambah RAM-nya.

  Asus A407UB
CPU Intel Core i3-6006U
Memory 4GB DDR4
Storage HDD 1TB 5400RPM
GPU Nvidia GeForce MX110 2GB VRAM
Display 14 inci LED (1366x768 pixel)
Harga Rp6.455.000
Asus A407UB
Bagus ...
  • Ringkas dan ringan
  • Performa oke
  • Bodi kokoh
Kurang ...
  • Minim port
  • CPU generasi lawas
  • HDD bikin performa lelet
Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: