sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id telkomsel
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id poco
  • Home
  • Review
  • Review headset gaming Asus ROG Delta
Rabu, 05 Des 2018 17:30 WIB

Headset ROG Delta, enggak usah tanya kualitasnya, beli saja

Headset gaming ini dilengkapi konektor USB-C untuk dukungan berbagai platform, seperti PC, Mac, smartphone, dan PS4.

Headset ROG Delta, enggak usah tanya kualitasnya, beli saja

Performa

Awal saya menggunakan headset berbobot 387 gram ini, bantalan telinga yang digunakan adalah yang berbahan kulit sintetis. Material ini memang bagus untuk mengisolasi suara luar, sehingga audio yang dikeluarkan oleh driver-nya tidak tercampur oleh suara sekitar. Lantaran bersifat tidak menyerap keringat, jadi saya harus mengelap keringat setiap sekitar setengah jam sekali, atau ketika gim sedang loading.

Dengan demikian, saya menggantinya dengan sepasang bantalan telinga lain yang berbahan campuran kulit sintetis dan nilon. Menggunakan bahan yang satu ini, saya lebih merasa nyaman tanpa harus berkeringan ketika mengenakannya dalam durasi lama.

Namun, udara luar agak lebih banyak terdengar dibandingkan saya menggunakan bahan kulit sitetis. Cara mengatasi agar suara luar tidak banyak terdengar adalah, yah, mau bagaimana lagi, pasti saya tingkatkan volume suara.

Cara penggantian pasangan bantalan telinga tersebut bisa dibilang susah-susah gambang. Maksudnya, mudah untuk melepaskannya, tetapi agak sulit untuk memasangnya kembali. Ketika memasangnya, saya harus melakukan pengepasan pada celah yang sangat kecil di pinggiran unit driver dengan sisi material bantalan telinga.

Setelah beberapa bagian masuk, saya harus menjaga pinggiran material tetap di tempatnya, selagi saya berusaha memasukkan sisi yang lain. Di sinilah letak kesulitannya, perlu ekstra teliti. Satu lagi, jangan sampai terbalik memasang bantalan telinga di unit driver kiri dan kanan.

Saya memainkan gim The Witcher 3: Wild Hunt guna mencoba performa headset gaming keluaran Asus ini. Awalnya, gim menampilkan narasi cerita. Di sini, saya mendengar suara yang sangat jelas, sehingga saya tahu harus berbuat apa di dalam gim yang dirilis tahun 2015 tersebut.

Selanjutnya, efek di dalam gim. Saya mendengar tiupan angin yang menerjang popohonan dengan sangat jelas. Selain itu, saya juga dapat membedakan jarak antara suara pohon yang satu dengan yang lain.

Masih di dalam gameplay The Witcher 3, ketika jagoan saya berjalan kaki dan saya menginginkan pergerakan lebih cepat, saya panggillah kuda untuk mempersingkat waktu. Kebetulan, ketika menguji, kuda saya berada jauh di belakang. Sesaat saya memanggil kuda, ROG Delta sayup-sayup menghantarkan bunyi sepatu kuda di kejauhan.

Semakin lama, kuda saya semakin dekat, dan pada saat yang sama saya dapat mengkalkulasi berapa lama lagi hewan tunggangan saya akan sampai. Hal yang menarik lainnya adalah saya juga dapat menentukan dari arah sebelah kiri atau kanan kuda saya akan tiba.

Setelah tata letak berbasis objek, dapat saya katakan pula performa suara ROG Delta ketika bertempur cukup baik. Desingan pedang yang condong ke arah frekuensi tinggi terdengar jelas dan lembut. Ledakan terdengar cukup baik ketika saya menyetel volume di bawah 50 persen. Sayangnya ketika kekuatan volume dinaikkan ke tingkat 70 persen ke atas, driver milik headset gaming itu kurang mampu menangani frekuensi rendah secara baik.

Tidak lupa pula, saya menguji ROG Delta untuk mendengarkan musik. Lewat aplikasi Spotify, saya memutar lagu E.T. yang dibawakan Katy Perry. Detail suara setiap instrumen terdengar dengan jelas tanpa saling mendominasi.

Tetapi, terkadang bass tertutupi oleh suara frekuensi menengah ketika saya tingkatkan volume di atas 70 persen. Suara efek stereo terdengar cukup baik, baik kanal kiri dan kanan melantunkan masing-masing alat musik dengan kedalaman berbeda. Tetapi, saya merasa bahwa performa pemisahan suara kanal kiri dan kanan ketika saat bermain gim.

 

Kesimpulan

Rancang bangun unit driver berbentuk huruf D memang keputusan tepat untuk menutupi seluruh bagian telinga. Desain tersebut juga sangat cocok buat headset berjenis around-ear. Tetapi, satu-satunya keluhan saya dalam hal desain adalah headband yang terlalu panjang, sehingga kurang pas di kepada saya.

Performa ROG Delta ketika digunakan bermain gim dapat memenuhi keinginan gamer yang mengedepankan kualitas suara. Ini berkat keseriusan Asus dengan pengintegrasian Quad-DAC, sehingga mampu bermain di segala frekuensi. Selain itu, gamer juga dapat mendengarkan tata suara yang berguna untuk menentukan arah datangnya lawan (atau yang lainnya). Harga Asus ROG Delta adalah Rp3.290.000.

 
Asus ROG Delta
Bagus ...
  • Desain ergonomis
  • Suara bagus
  • Terintegrasi DAC
Kurang ...
  • Suara sekitar terdengar
  • Headband terlalu panjang
Share
×
tekid
back to top