Choetech T524-S, bisa charge nirkabel sambil mantau medsos

Desain charger nirkabel ini mirip seperti stand holder ponsel, dimana tersedia komponen penyangga ponsel baik dibagian bawah maupun belakang ponsel.

Choetech T524-S, bisa charge nirkabel sambil mantau medsos (Foto: Tek.id)

Seiring bergemanya fitur wireless charging, sejumlah vendor aksesori gadget ikut berlomba menyediakan perangkat pendukung. Choetech misalnya, menghadirkan banyak charger nirkabel dalam berbagai versi. Satu model yang  kami coba adalah Choetech T524-S. Charger ini menawarkan kemampuan isi ulang nirkabel bahkan dengan dukungan pengisian cepat.

Memang perangkat ini masih membutuhkan kabel untuk mengisi ulang ponsel. Namun perlu ditergaskan, yang dimaksud pengisian nirkabel adalah hilangnya kebutuhan kabel antara ponsel dengan pengisi daya. Soal kebutuhan kabel untuk adaptornya sendiri, adalah perkara lain. Berikut ulasan charger nirkabel Choetech T524-S.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Choetech T535-S, alternatif Apple AirPower

Choetech T526-S, charger nirkabel yang cocok di kantor

Tidak seperti janji politikus, USB Charger ini memang jujur


Bisa buat sandaran

Desain charger nirkabel ini mirip seperti stand holder ponsel, dimana tersedia komponen penyangga ponsel baik dibagian bawah maupun belakang ponsel. Perangkat ini bisa dijadikan sandaran ponsel, baik secara vertikal maupun horizontal. 

Desainnya terasa presisi sehingga nyaman menatap ponsel atau mengoperasikannya sembari melakukan pengisian ulang daya. Materialnya menggunakan plastik dengan bobot yang cukup ringan, sehingga mudah dibawa bepergian. 

Review Choetech wireless charger

Meski didesain secara vertikal, charger nirkabel Choetech ini juga bisa mengakomodir pengisian daya meski ponsel diposisikan secara horizontal. Hal ini berkat adanya dua koil di sisi atas dan bawah pad, sehingga memungkinkan pengisian daya dengan posisi yang fleksibel. 

Dengan begitu, pengoperasian ponsel bisa dilakukan kapan saja sembari mengisi daya. Misalnya untuk browsing di internet, berselancar di media sosial, bahkan menonton video di YouTube. 

Penempatan port USB-nya berada di belakang komponen utama sehingga tak mengganggu tampilan maupun saat pengguna hendak mengoperasikan ponsel. Perangkat ini juga dilengkapi dudukan berlapis karet tipis agar mampu berdiri tegak meski ditempatkan di latar yang licin. 

Bagian bawah penyangga ponselnya dirancang presisi sehingga tak menghalangi tampilan ponsel. Soal desainnya, kami suka, karena memungkinkan kami mengoperasikan ponsel kapanpun kami butuhkan. Posisinya yang bisa diatur dalam mode potrait maupun landscape, semakin membuat kami nyaman mengisi ulang daya sembari memgoperasikan ponsel.

Dwifungsi Choetech T524-S

Kami menguji Choetech T524-S menggunakan Samsung Galaxy S10 Plus yang memiliki kapasitas baterai 4.100 mAh dan mendukung pengisian daya nirkabel. Biasanya kami mengisi ulang baterai ponsel ini menggunakan adaptor bawaan dengan dukungan pengisian cepat 15W. Pengisian dayanya bisa menghabiskan sekitar 80 menit hingga daya terisi penuh. Lantas bagaimana perbandingannya dengan menggunakan Choetech T524-S?

Choetech T524-S mendukung pengisian daya nirkabel secara reguler maupun pengisian cepat 10W. Hal ini bergantung pada adaptor yang digunakan. Dalam paket Choetech T524-S sendiri hanya tersedia perangkat pengisi daya nirkabel dan kabel micro USB tanpa menyertakan adaptor. 

Review Choetech wireless charger

Untuk pengisian daya reguler, dalam artian kami menggunakan adaptor yang tidak mendukung pengisian cepat, durasi pengisian daya Galaxy S10 Plus mencapai sekitar hampir lima jam. Terbilang sangat lama berkali-kali lipat, ketimbang pengisian menggunakan adaptor bawaannya.

Sementara itu, dengan menggunakan adaptor yang mendukung pengisian cepat, durasi pengisian daya S10 Plus menjadi sekitar hampir empat jam. jadi sedikit lebih cepat jika dibandingkan dengan pengisian reguler menggunakan Choetech T524-S.

Menariknya seperti yang sudah saya sebutkan tadi, perangkat ini dilengkapi 2 koil sehingga memungkinkan perangkat diposisikan secara vertikal maupun horizontal. Pengalaman kami, saat ponsel sedikit bergeser pun kinerja pengisian ulangnya tak terganggu, asalkan pergeserannya tak begitu jauh. Selain itu, pengisian daya nirkabel pun bisa tetap dilakukan dengan baik, meski S10 Plus yang digunakan dalam pengujian ini memakai soft case bawaan.

Proses untuk menghubungkan ponsel dengan pengisi daya nirkabel ini terbilang singkat. Notifikasi pengisian daya akan terlihat di layar, seketika setelah ponsel di letakkan pada Choetech T524-S. Untuk diketahui, selama proses pengisian, kami kerap mengoperasikan ponsel. Namun aktivitas ini tak mengganggu proses pengisian daya.

Hal lain yang perlu dicatat adalah suhu ponsel terbilang normal, sama seperti pengisian daya menggunakan charger kabel. Meski daya terisi penuh, charger nirkabel ini mampu memberikan perlindungan agar asupan daya tidak berlebih.

Kesimpulan

Dengan desainnya yang menyerupai stand holder ponsel, kami rasa Choetech T524-S nyaman digunakan bagi pengguna yang membutuhkan charger nirkabel. Selain bisa digunakan untuk mengisi daya, perangkat ini juga bisa difungsikan sebagai penyangga ponsel.

Dwifungsi ini pun bisa digunakan secara bersamaan dengan nyaman. Soal kecepatan pengisian dayanya, memang tak sebanding dengan adaptor bawaan. Saat ini sendiri output charger nirkabel memang belum bisa menyaingi charger kabel. Wajar saja jika durasi pengisian daya menggunakan Choetech T524-S terbilang lama. 

Kalau kamu tertarik dengan charger stand ini, kamu bisa membelinya pada link berikut ini Choetech T524-S.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: