Antara Moto E4 Plus dan C Plus, mana yang lebih tangguh?

Moto E4 Plus dan Moto C Plus sama-sama berada di kelas entry-level. Mana yang lebih tangguh?

Pada September lalu, Moto merilis tiga smartphone anyar di Indonesia. Dua di antaranya adalah Moto E4 Plus dan C Plus. Keduanya masuk pangsa pasar entry-level. Kebetulan, saya pengguna Samsung J1 2016 yang juga masuk kelas pemula.

Jadi, sudah barang tentu saya bisa merasakan mana di antara ponsel kelas pemula ini yang berkualitas atau kurang bagus. Berikut penilaian saya terhadap Moto E4 Plus dan C Plus.

Desain

Kesan pertama saat menggenggam Moto E4 terasa cukup licin, dan bodinya juga cukup besar. Moto E4 Plus dilengkapi dengan layar sebesar 5,5 inci. Layarnya cukup mewah karena dilapisi dengan Corning Gorilla Glass 3 untuk melindunginya dari goresan, serta dilapisi Oleophobic Coating untuk melindungi layar dari bekas sidik jari, minyak, dan debu. Oh iya, Moto E4 Plus juga tidak menggunakan tombol fisik. Jadi, tombol navigasinya terletak pada layar.

Pada bagian depan Moto E4, kamu akan menemukan kamera depan, flash-light, dan pemindai sidik jari. Pada bagian belakang, terdapat kamera belakang, flash-light, dan juga logo Moto. Sementara pada bagian bawah terdapat speaker dan port micro USB. Moto meletakkan jack headphone pada bagian atas.

Adapun Moto C Plus dilengkapi layar sebesar 5 inci. Moto menawarkan empat warna: Metallic Cherry, Pearl White, Fine Gold, dan Starry Black. Kesan pertama saat menggenggam Moto C Plus adalah terasa tebal dan berat.

Kinerja

Moto E4 Plus dibekali dengan RAM sebesar 3GB, dan memori internal sebesar 32GB. Ia menjalankan Android 7.1.1 (Nougat), dan prosesor Mediatek MT6737 Quad-core 1,3GHz.

Saya menggunakan ponsel ini untuk bermain Mobile Legends: Bang Bang, Asphalt 8, dan DeadTrigger 2. Saat bermain Mobile Legends: Bang Bang, beberapa kali mengalami lag. Meskipun begitu, lagging-nya masih bisa ditoleransi.

Moto C Plus dibekali dengan RAM sebesar 512MB, dan memori internal sebesar 16GB. Ia menjalankan Android 7.0 (Nougat), dan prosesor Mediatek MT6737 Quad-core 1,3 GHz.

Saya juga menggunakan smartphone ini untuk bermain gim Mobile Legends: Bang Bang, dan DeadTrigger 2. Saat saya memainkan kedua gim tersebut, sempat mengalami lag beberapa kali. Ini wajar saja karena memang gim tersebut termasuk kelas berat untuk ponsel kelas menengah-atas.

Baterai

Dengan baterai sebesar 5.000 mAh, Moto E4 Plus bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama dengan penggunaan intensif. Lebih dari itu, pengisian dayanya juga bisa berlangsung cepat.

Berdasarkan hasil pengujian menggunakan aplikasi PC Mark for Android, Moto E4 Plus mampu bertahan selama 14 jam 1 menit. Tentunya, hasil ini lebih besar bila dibandingkan dengan Vivo V7 Plus yang saya pernah review sebelumnya. Dengan kekuatan bertahan yang cukup lama, smartphone ini bisa memuaskan saya untuk menggunakannya seharian.

Moto C Plus dilengkapi baterai sebesar 4.000 mAh. Dengan baterai sebesar ini, saya bisa menggunakannya seharian untuk bermain gim, membuka media sosial, dan lainnya. Sayangnya, Moto C Plus membutuhkan waktu yang lama untuk mengisi daya baterai.

Saat diuji dengan PC Mark for Android, Moto C Plus bertahan 11 jam 57 menit. 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: