×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

Meta Akuisisi Startup Robotika AI, Percepat Ambisi Kuasai Teknologi Humanoid

Oleh: Tek ID - Minggu, 03 Mei 2026 18:55

Meta akuisisi startup ARI untuk kembangkan robot humanoid berbasis AI, perkuat persaingan teknologi global di bidang robotika.

Meta Akuisisi Startup Robotika AI, Ambisi Kuasai Humanoid Ilustrasi robot humanoid. dok. Magnific

Langkah Meta dalam mengembangkan teknologi robot humanoid semakin agresif. Perusahaan milik Mark Zuckerberg tersebut resmi mengakuisisi startup kecerdasan buatan robotik, Assured Robot Intelligence (ARI), sebagai bagian dari strategi memperkuat kapabilitas AI untuk mesin humanoid.

Akuisisi ini menjadi sinyal Meta tidak hanya fokus pada perangkat lunak dan platform digital, tetapi juga mulai serius menggarap teknologi robotik sebagai bagian dari masa depan kecerdasan buatan. 

Meski nilai transaksi tidak diungkapkan, ARI disebut memiliki keunggulan dalam pengembangan model AI untuk kontrol robot dan sistem pembelajaran mandiri.

Meta menilai keahlian ARI akan membantu mempercepat pengembangan teknologi kontrol humanoid secara menyeluruh, mulai dari kemampuan gerak hingga interaksi berbasis pengalaman manusia.

Co-founder ARI Xiaolong Wang mengatakan sejak awal timnya berfokus membangun agen fisik serbaguna.

“Kami percaya agen tersebut akan berbentuk humanoid, dan skalanya akan datang dari pembelajaran langsung dari pengalaman manusia,” ujarnya, dikutip dari Engadget.

Seluruh tim ARI, termasuk para pendirinya, akan bergabung dengan unit riset Meta Superintelligence Labs untuk mempercepat pengembangan teknologi ini.

Ambisi Meta di bidang robotika sebenarnya telah terlihat sejak beberapa waktu terakhir. CTO Meta Andrew Bosworth sebelumnya menyebut tantangan utama industri robot humanoid bukan pada perangkat keras, melainkan perangkat lunak.

Ia mengatakan Meta ingin mengembangkan sistem software yang dapat digunakan oleh berbagai perusahaan, mirip dengan model bisnis Android milik Google.

“Software adalah bottleneck,” ujarnya, menekankan pengembangan teknologi akan dimulai dari kemampuan dasar seperti kontrol tangan robot yang presisi sebelum berkembang ke sistem yang lebih kompleks.

Langkah Meta ini menempatkannya dalam persaingan langsung dengan sejumlah pemain besar lain. Amazon juga tengah mengembangkan robot humanoid melalui akuisisi startup robotik, sementara Tesla fokus mengembangkan robot Optimus sebagai bagian dari ekspansi teknologi AI mereka.

Persaingan ini menunjukkan robot humanoid mulai menjadi arena baru dalam perlombaan teknologi global. 

Tag

Tagar Terkait

×
back to top