Aplikasi ini bisa ubah iPhone jadi iPod Classic

Aplikasi tersebut telah menghasilkan banyak minat di Twitter, bahkan “bapak iPod,” Tony Fadell mengatakan “kenangan yang bagus”.

Aplikasi ini bisa ubah iPhone jadi iPod Classic Source: The Verge

Ada kabar baik buat kamu yang kangen dengan iPod Classic! Pasalnya, seorang pengembang iOS sedang membuat aplikasi yang bisa mengubah iPhone menjadi iPod Classic dengan click wheel. Adalah Elvin Hu, seorang mahasiswa desain di Cooper Union, New York City, telah mengerjakan proyek tersebut sejak Oktober, dan membagikan tampilan awal pada aplikasinya di Twitter. Dilansir dari The Verge (28/11), aplikasi ini mencakup haptic feedback dan suara ‘klik’ persis seperti pemutar musik digital lawas dari Apple.

Aplikasi tersebut telah menghasilkan banyak minat di Twitter, bahkan “bapak iPod,” Tony Fadell mengatakan “kenangan yang bagus”. Hu membuat aplikasi itu karena dirinya sedang mengerjakan sebuah makalah tentang pengembangan iPod di kampus.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

iPhone 11 datang di Indonesia 6 Desember 2019, ini harga resminya

Rumor iPhone 12: desain, prosesor dan kamera baru

Kamera iPhone 11 Pro Max kalah dari Xiaomi Mi CC9 Pro


“Saya selalu menjadi penggemar produk-produk Apple sejak masih kecil. Sebelum keluarga saya mampu membelinya, saya menggambar tata letak antarmuka iPhone pada kemasan coklat Ferrero Rocher. Produk Apple (di antara produk lain, seperti Windows Vista dan Zune HD) telah sangat memengaruhi keputusan saya untuk mengejar karier desain,” kata Hu kepada The Verge.

Meskipun demikian, apakah kita akan bisa mencoba sendiri aplikasi ini, sangat bergantung pada Apple. “Saya sudah mengerjakan proyek ini sejak Oktober dan apakah saya bisa merilisnya atau tidak, tergantung pada apakah Apple menyetujuinya,” kata Hu.

Aplikasi ini juga menyertakan fitur Cover Flow lawas Apple, antarmuka grafis 3D yang memungkinkan pengguna menggulir dan membalik-balik album dan song artwork untuk memilih lagu. Jika Apple memang memblokir perilisan aplikasi, maka kemungkinan Hu dapat merilisnya sebagai proyek open source setelah melihat respons dari komunitas. Hingga saat ini, aplikasi masih dalam pengembangan.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: