Xreal Klaim Industri Kacamata Pintar Mulai Masuki Titik Balik
Pengembangan kacamata pintar atau smart glasses yang tidak mudah membuat industri ini dinilai sedang menuju titik balik.
Smart Glasses Xreal Aura. dok. Xreal
Perusahaan teknologi Xreal menilai industri smart glasses atau kacamata pintar mulai memasuki fase baru setelah bertahun-tahun menghadapi berbagai tantangan.
CEO sekaligus pendiri Xreal, Chi Xu mengatakan hampir seluruh perusahaan di industri smart glasses masih mengalami kerugian meski investasi yang digelontorkan sangat besar.
Menurut Xu, kondisi tersebut terjadi karena pengembangan kacamata pintar bukan hal yang mudah.
“Itu karena apa yang kami lakukan memang sangat sulit,” ujarnya.
Selama bertahun-tahun, industri smart glasses dinilai menghadapi sejumlah masalah utama seperti bentuk perangkat yang besar, kurang nyaman dipakai, terlihat canggung di tempat umum, serta perangkat lunak yang belum terlalu berguna bagi pengguna sehari-hari.
Namun, Xu menilai industri kini mulai bergerak menuju titik balik setelah perkembangan teknologi perangkat keras dan perangkat lunak semakin matang.
Salah satu pemicunya adalah kerja sama Meta dengan Ray-Ban pada 2023 yang berhasil menghadirkan lini smart glasses dengan penjualan cukup tinggi.
Xu mengatakan keberhasilan smart glasses membutuhkan kombinasi perangkat keras, sistem operasi, dan antarmuka pengguna yang matang.
“Anda membutuhkan semua elemen penting yang siap, mulai dari perangkat keras, sistem operasi, hingga antarmuka pengguna yang baik,” kata Xu.
Model terbaru Xreal bernama Aura hadir dengan layar OLED yang tertanam di dalam lensa sehingga pengguna dapat menonton video resolusi tinggi langsung dari kacamata.
Perangkat ini masih harus terhubung dengan sebuah ‘puck’, yakni komputer mini berbentuk mirip ponsel yang menjadi sumber daya utama perangkat.
Melalui Aura, pengguna dapat menikmati berbagai fitur seperti Google Maps imersif, video VR YouTube, aplikasi menggambar hologram, game dengan pelacakan tangan, hingga penjelajahan internet.
Xu mengatakan perangkat ini tidak hanya ditujukan untuk hiburan, tetapi juga produktivitas.
“Ini bukan hanya soal menonton pertandingan NBA dalam format hologram, tetapi juga memungkinkan Anda pergi ke kafe dan tetap bekerja,” ujarnya.
Saat ini Aura masih tersedia untuk pengembang, namun Xreal berencana meluncurkannya secara komersial pada akhir 2026. Perusahaan juga sedang menyiapkan penawaran saham perdana atau IPO sebelum akhir tahun.
Meski begitu, Xreal masih berupaya mencapai keuntungan. Xu mengatakan perusahaan mulai meningkatkan margin keuntungan sekaligus menekan biaya pemasaran dan penjualan.
“Tahun depan bisa menjadi tahun ketika kami akhirnya mencapai titik impas,” kata Xu.









