Tesla punya proyek besar di California

Tesla dengan PG&G menunjukkan kegunaan yang dapat memiliki untuk meningkatkan ukuran baterai ke 1,1 GWh

Tesla punya proyek besar di California Source: Megan Geuss

Akhir pekan lalu, utilitas Pacific Gas and Electric (PG&E) California meminta negara bagian tersebut untuk menyetujui empat proyek penyimpanan baterai lithuim ion. Dilansir dari Ars Technica (3/7), tiga di antaranya akan dimiliki dan dioperasikan oleh pihak ketiga, dan satu lagi, yang dibangun oleh Tesla, akan dimiliki dan dioperasikan oleh PG&E sendiri.

Salah satu proyek, yang dipelopori oleh perusahaan energi Vistra (yang baru-baru ini bergabung dengan Dynegy), bisa menjadi skala dunia pertama, instalasi baterai lithium ion untuk menyimpan energi sebanyak lebih dari satu gigawatt jam.


BACA JUGA

Tesla Model 3 terbaru tawarkan jarak tempuh sampai 418 km

Tesla percepat pembangunan pabrik di China

Elon Musk pastikan Tesla tetap jadi perusahaan publik


Proyek Tesla juga sangat besar yang akan menghasilkan energi 730 MWh, tetapi kontrak Tesla dengan PG&G menunjukkan utilitas yang dapat memiliki untuk meningkatkan ukuran baterai ke 1,1 GWh. Instalasi Tesla diharapkan untuk menghasilkan 182,5 MW selama 4 jam. Tetapi kontrak dapat ditunda hingga durasi debit 6 jam, yang hanya akan menghasilkan penyimpanan di bawah 1,1 GWh milik PG&E. sebagai perbandingan, tahun lalu Tesla menyelesaikan instalasi beterai lithium ion terbesar di dunia berlokasi di Australia Selatan. Sistem baterai tersebut memiliki penyimpanan 100MW/129MWh.

Penyimpanan dengan ukuran sebesar itu memungkinan utilitas untuk menambahkan lebih banyak energi terbarukan. Baterai Tesla/PG&E akan ditempatkan di substasiun Moss Landing di California, dekat Monterey Bay. PG&E memperkirakan baterai akan selesai pada tahun 2019, sambil menunggu persetujuan dari California Public Utilities Commission (CPUC).

Vistra/Dynegy juga menawar untuk membangun instalasi baterai 300 MW yang akan dapat digunakan selama empat jam. Pada kapasitas 1,2 GWh, baterai akan menjadi salah satu yang terbesar di dunia dan juga akan berlokasi di Moss Landing. Instalasi tersebut akan selesai pada akhir tahun 2020. Proyek ini akan didukung oleh kontrak 20 tahun dengan PG&E untuk membeli energi dari Vistra.

Seorang juru bicara Vistra mengatakan mereka belum memilih penyedia untuk mendapatkan sumber baterai. Proyek ini akan menggunakan dua titik interkoneksi yang ada di Moss Landing agar terhubung ke jaringan listrik, serta gedung turbin yang ada di situs tersebut untuk menampung baterai.

Dua proyek lainnya berukuran lebih kecil dan termasuk instalasi baterai 75 MW / 300 MWh dari sebuah perusahaan bernama Hummingbird Energy Storage LLC, serta proyek agregasi dari Micronoc Inc, yang akan menempatkan baterai berkapasitas 10 MW/40MWh di lokasi komesil.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: