×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

Sensor Sniffer4D Nano 2+ Permudah Inspeksi Pipa Migas Berbasis Drone, Deteksi Lebih Aman dan Presisi

Oleh: Tek ID - Rabu, 18 Februari 2026 22:55

Sniffer4D Nano 2+ Permudah inspeksi pipa migas berbasis drone untuk deteksi kebocoran gas lebih aman, akurat, dan real-time.

Sensor Sniffer4D Nano 2+ Permudah Inspeksi Pipa Migas Sensor Sniffer4D Nano 2+ untuk inspeksi pipa migas berbasis drone. dok. Halo Robotics

Inspeksi pipa minyak dan gas (migas) kini memasuki fase baru dengan pemanfaatan teknologi drone dan sensor multi-gas. 

Sniffer4D Nano 2+ Multi-Gas dari Soarability jadi salah satu solusi pemantauan kebocoran gas berbasis udara yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi operasional di sektor migas.

Inspeksi pipa migas selama ini menghadapi tantangan besar, mulai dari jalur pipa yang panjang dan berada di area terpencil hingga paparan gas berbahaya seperti metana (CH4), hidrogen sulfida (H2S), dan senyawa volatil lainnya. 

Metode manual dinilai berisiko tinggi bagi personel lapangan serta memerlukan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

Sniffer4D Nano 2+ menawarkan pendekatan berbeda melalui sistem sensor yang terintegrasi dengan drone DJI Enterprise, termasuk Matrice 4 Series, Matrice 400, serta DJI Dock 3. 

Integrasi ini memungkinkan inspeksi dilakukan secara efisien, termasuk untuk operasi otomatis dan pemantauan berkala di area sulit dijangkau.

Perangkat ini memiliki lima slot internal yang dapat dikonfigurasi sesuai kebutuhan operasional. Modul sensor yang digunakan berbasis teknologi electrochemistry, Photoionization Detector (PID), dan light scattering, sehingga mampu mendeteksi gas dan partikulat secara akurat dan terukur.

Untuk pemantauan partikulat, sistem mendukung pengukuran PM1.0, PM2.5, PM10, hingga Total Suspended Particulate (TSP) atau PM100. 

Sementara untuk gas, tersedia berbagai modul seperti O3, NO2, kombinasi O3 + NO2, CO, H2S, NH3, SO2, HCHO, TVOC, serta modul deteksi bau dengan satuan OU. 

Setiap sensor memiliki rentang pengukuran dan sensitivitas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi industri.

Data hasil pengukuran ditampilkan secara real-time melalui DJI Pilot dan DJI FlightHub 2. Selanjutnya, informasi tersebut divisualisasikan menggunakan AIRINS.ai dalam bentuk peta dua dimensi dan tiga dimensi, lengkap dengan interpolasi distribusi konsentrasi gas. 

Setelah misi selesai, sistem secara otomatis menghasilkan laporan dalam format PDF atau CSV untuk kebutuhan dokumentasi dan analisis lanjutan.

Distributor Sniffer4D di Indonesia, Halo Robotics menilai teknologi ini mampu mendukung peningkatan standar keselamatan di fasilitas migas.

“Inspeksi gas berbasis drone mendukung peningkatan standar keselamatan dan efisiensi operasional di fasilitas migas. Informasi yang diperoleh memberikan dasar yang kuat untuk tindakan mitigasi yang lebih cepat dan terukur,” ujar Halo Robotics dalam keterangannya.

Dengan fleksibilitas konfigurasi hingga lima modul sensor dalam satu perangkat, Sniffer4D Nano 2+ menjadi alternatif inspeksi pipa migas yang lebih aman dibandingkan metode konvensional. 

Teknologi ini tidak hanya mengurangi paparan risiko terhadap personel, tetapi juga mempercepat identifikasi potensi kebocoran gas sebelum berkembang menjadi insiden yang lebih besar.

×
back to top