sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id telkomsel
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id poco
Jumat, 24 Mar 2023 11:03 WIB

Nvidia umumkan layanan cloud AI Supercomputing agar perkembangan AI lebih cepat

Nvidia telah meluncurkan layanan cloud AI Supercomputing yang dapat digunakan untuk membangun teknologi AI seperti ChatGPT.

Nvidia umumkan layanan cloud AI Supercomputing agar perkembangan AI lebih cepat

Belum lama ini, Nvidia mengumumkan sedang berupaya menghadirkan layanan cloud berbasis AI Supercomputing baru di pasar. Jensen Huang, pendiri dan CEO perusahaan meluncurkan layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) baru ini di acara GTC.

Dilansir dari Gizmochina (24/3), dengan kata lain produsen kartu grafis ternama itu merilis layanan baru yang pada dasarnya memungkinkan pengguna menyewa kemampuan superkomputer yang kuat. Sistem berperforma sangat tinggi ini digunakan untuk membangun teknologi AI seperti ChatGPT. Lebih lanjut, Nvidia mengumumkan akan meluncurkan DGX Super AI Computing System yang dilengkapi dengan 8 chip A100 atau H100 kelas flagship.

Sebagai informasi, chip Ampere dan Hopper yang akan tersedia di Tiongkok pada dasarnya adalah A800 dan H800, yang juga digunakan sebagian besar pengembang Tiongkok saat mengembangkan model bahasa. Raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu akan menawarkan layanan tersebut kepada perusahaan dengan menyewa akses yang biaya bulanannya bisa mencapai sekitar USD37.000 (Rp558 juta). Berkat layanan ini, diharapkan bahwa proses pengembangan AI menjadi lebih cepat.

“Kami akan bekerja sama dengan provider layanan cloud di Eropa dan Amerika untuk menyediakan kemampuan superkomputer AI sistem DGX NVIDIA. Di Tiongkok, kami memiliki chip Ampere dan Hopper yang disesuaikan secara khusus. Ini akan memberikan kemampuan Baidu Inc. melalui provider cloud Tiongkok, seperti Alibaba Group Holding Limited, Tencent, dan implementasi. Saya sepenuhnya percaya bahwa mereka memiliki kemampuan untuk menyediakan layanan sistem tingkat atas, dan perusahaan startup Tiongkok pasti akan memiliki kesempatan untuk mengembangkan model bahasa besar mereka sendiri”, kata Jensen Huang.

Share
×
tekid
back to top