×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

Mitsubishi Electric Gandeng UGM, Dorong Talenta Industri 4.0 Siap Hadapi Era Smart Factory

Oleh: Tek ID - Kamis, 09 April 2026 16:25

Mitsubishi Electric dan UGM kolaborasi dorong talenta industri 4.0 lewat edukasi Smart Factory dan teknologi manufaktur digital.

Mitsubishi Electric Gandeng UGM, Dorong Talenta Industri 4.0 Mitsubishi Electric Indonesia menggelar kuliah umum di UGM. dok. MItsubishi

Mitsubishi Electric Indonesia (MEIN) memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan untuk mencetak talenta industri masa depan yang siap menghadapi transformasi digital. 

Langkah ini diwujudkan melalui kuliah umum bertema Smart Factory dan Industry 4.0 bersama Universitas Gadjah Mada (UGM), yang melibatkan mahasiswa dari Sekolah Vokasi dan Fakultas Teknik.

Kegiatan yang berlangsung di Teaching Industry Learning Center (TILC) Sekolah Vokasi UGM ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan MEIN dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri di Indonesia pada 2026.

Dalam kuliah umum bertajuk “Bridging Education and Industry: Exploring Smart Manufacturing 4.0 with Mitsubishi Electric”, mahasiswa diperkenalkan pada evolusi industri hingga penerapan teknologi digital dalam proses manufaktur modern, termasuk integrasi internet untuk segala (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan sistem otomasi.

Head of Division Factory Automation & Industrial Division MEIN Ivan Chandra menegaskan pentingnya kesiapan talenta menghadapi perubahan industri.

“Transformasi industri menuju era digital membutuhkan talenta yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam proses industri secara nyata,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengenalan teknologi smart manufacturing menjadi penting agar mahasiswa memiliki gambaran konkret tentang bagaimana digitalisasi dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi di sektor industri.

Lebih jauh, Ivan mengatakan penguatan SDM menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing manufaktur nasional di tengah persaingan global.

“Kolaborasi antara dunia industri dan institusi pendidikan menjadi langkah strategis untuk membekali generasi muda dengan pemahaman teknologi manufaktur terkini,” katanya.

Selain UGM, MEIN juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi lain seperti Institut Teknologi Bandung dan Universitas Tarumanagara. 

Ke depan, MEIN juga berkomitmen memperluas kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya menjembatani kebutuhan industri dengan dunia pendidikan.

×
back to top