sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id wd
Senin, 26 Okt 2020 11:37 WIB

Full Self Driving Tesla mulai tersedia dalam mode beta

Tesla akhirnya menghadirkan teknologi Full Self Driving-nya yang diumumkan tahun lalu. Teknologi ini masih dalam mode beta dan beberapa pengguna memiliki kesempatan untuk menjajalnya.

Full Self Driving Tesla mulai tersedia dalam mode beta

Tahun lalu, Tesla mengumumkan kehadiran chip FSD (Full-Self Driving) baru. Chip ini diklaim akan memberikan kemampuan pilot otonom untuk mobil Tesla. Chip-nya sudah diperkenalkan, namun hingga akhir tahun lalu, fitur FSD belum juga hadir di mobil listrik Tesla. 

Nah, kabarnya Tesla sudah mulai menghadirkan fitur ini dalam mode beta. Beberapa pengguna Tesla akan dapat merasakan bagaimana kualitas pilot otomatis yang diklaim lebih canggih dari teknologi AutoPilot Tesla. Meski begitu, Tesla mengingatkan para penggunanya untuk tetap waspada selama berada dalam mode FSD. 

Update yang ditawarkan Tesla adalah “kemampuan menyetir di jalanan kota”. Tesla juga meningkatkan kemampuan asisten otonom namun tidak sepenuhnya dapat beroperasi sendiri tanpa intervensi pengendaranya. Software ini juga masih menggunakan fungsi Navigate on Autopilot” untuk berpindah dari jalan tol ke jalanan kota. 

Hadirnya FSD memungkinkan mobil Tesla untuk membuat manuver otomatis yang lebih rumit, seperti mengikuti rute yang sudah ditetapkan sebelumnya di antara dua tujuan, berbelok, berhenti di lampu merah dan bergerak menghindari halangan seperti kendaraan lainnya. 

Dalam pemberitahuan uji coba beta tersebut, Tesla mengingatkan penggunanya untuk tidak lengah. Untuk itu, pengendara diminta tidak melepaskan tangan mereka dari roda kemudi dan tetap memperhatikan jalan sekalipun sedang memasuki mode FSD. 

Kekhawatiran Tesla jelas beralasan. Pasalnya, beberapa laporan mengenai kecelakaan mobil Tesla diduga karena pengemudi lalai selama menggunakan fitur otonom ini. Padahal, Tesla selalu mengingatkan penggunanya untuk tidak melepaskan perhatian mereka dari jalan, sekalipun pilot otomatis sedang aktif. 
 

Share
×
tekid
back to top