Caterpillar Gandeng Nvidia untuk Hadirkan AI dalam Alat Berat Konstruksi
Produsen alat berat Caterpillar menjalin kerja sama dengan Nvidia untuk menghadirkan AI langsung pada alat kontruksi.
Alat berat Caterpillar. dok. Nvidia
Produsen alat berat Caterpillar bekerja sama dengan perusahaan teknologi Nvidia untuk mengembangkan sistem kecerdasan buatan (AI) yang diterapkan langsung pada mesin konstruksi.
Dalam kemitraan tersebut, Caterpillar tengah menguji sistem AI asistif bernama Cat AI Assistant pada alat berat Cat 306 CR Mini Excavator. Sistem ini dibangun menggunakan platform physical AI Jetson Thor milik Nvidia.
Wakil Presiden Data dan AI Caterpillar Brandon Hootman menjelaskan Cat AI Assistant dirancang berbasis kumpulan agen AI yang mampu membantu operator alat berat secara langsung.
Fungsinya meliputi menjawab pertanyaan operator, menyediakan akses ke sumber informasi, memberikan tips keselamatan, hingga menjadwalkan layanan perawatan mesin.
- OpenAI Luncurkan ChatGPT Health untuk Diskusi Kesehatan
- Hewan Peliharaan Kini Juga Bisa Miliki Perangkat Teknologi Berbasis AI
- Nvidia Perkenalkan Chip AI Vera Rubin, Klaim 5 Kali Lebih Bertenaga dari Generasi Sebelumnya
- Investor Prediksi AI Akan Pangkas Tenaga Kerja pada 2026, Makin Sulit Dapat Kerja?
“Pelanggan kami tidak hidup di depan laptop setiap hari; mereka hidup di lapangan, Kemampuan untuk mendapatkan wawasan dan mengambil tindakan yang mereka butuhkan saat mereka sedang bekerja sangat penting bagi mereka.” ucap Hootman dilansir dari TechCrunch, Jumat, (9/1/2025).
Selain meningkatkan efisiensi kerja, penerapan AI ini juga membuka peluang besar dalam pengolahan data.
Caterpillar mencatat mesin-mesinnya mengirimkan sekitar 2.000 pesan data setiap detik ke perusahaan. Data tersebut digunakan untuk analisis kinerja dan pengembangan teknologi lanjutan.
Caterpillar juga sedang menguji digital twin lokasi konstruksi dengan memanfaatkan Platform simulasi Nvidia Omniverse.
Teknologi ini digunakan untuk menguji skenario penjadwalan proyek serta memperkirakan kebutuhan material bangunan dengan lebih akurat.
Hootman menambahkan, Caterpillar sebenarnya telah mengoperasikan kendaraan sepenuhnya otonom di sektor pertambangan.
Program uji coba ini menjadi langkah awal untuk memperluas penerapan otomatisasi ke lini alat berat konstruksi.
“Alasan kami memulai dari sini adalah karena ini merupakan tantangan nyata yang dihadapi pelanggan kami saat ini yang perlu diatasi, dan juga sesuatu yang memiliki momentum nyata dan kami merasa dapat segera memasarkannya, Yang juga kami sukai adalah hal itu menyediakan semacam fondasi teknologi bagi kami untuk kemudian membangunnya,” tambah Hootman.
Bagi Nvidia, kerja sama dengan Caterpillar sejalan dengan strategi pengembangan physical AI.
Kepala Ilmuan Nvidia Bill Dally mengatakan physical AI merupakan tahap berikutnya dalam pengembangan GPU dan ekosistem AI Nvidia.
Dalam pidato utama CES 2026, Nvidia memaparkan ekosistem physical AI yang mencakup model AI terbuka, perangkat simulasi, serta alat pengembang.
Wakil Presiden Robotics dan Edge AI Nvidia, Deepu Talla, menegaskan physical AI tidak terbatas pada robot industri semata.
“AI fisik adalah gelombang AI berikutnya, Nvidia mempelopori hal itu dengan komputer yang melatih model, yang melakukan simulasi untuk menguji model dan menerapkan model ke dalam robot, baik itu mobil otonom atau mesin Caterpillar.” ujar Deepu Talla.









