×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

15 Raksasa Teknologi Dunia Bentuk Trusted Tech Alliance, Perkuat Keamanan dan Kepercayaan Global

Oleh: Tek ID - Rabu, 18 Maret 2026 16:30

15 perusahaan teknologi global bentuk Trusted Tech Alliance untuk dorong keamanan, transparansi, dan kepercayaan ekosistem digital dunia.

15 Raksasa Teknologi Dunia Bentuk Trusted Tech Alliance 15 raksasa teknologi global bentuk Trusted Tech Alliance. dok. Ericsson

Sebanyak 15 perusahaan teknologi global dari berbagai kawasan dunia resmi membentuk Trusted Tech Alliance (TTA) dalam ajang Munich Security Conference. 

Aliansi ini menjadi langkah strategis lintas negara untuk memperkuat kepercayaan, keamanan, dan transparansi dalam ekosistem teknologi global yang semakin kompleks.

Perusahaan yang tergabung berasal dari Afrika, Asia, Eropa, hingga Amerika Utara, mencakup sektor penting seperti konektivitas, cloud, semikonduktor, perangkat lunak, hingga kecerdasan buatan (AI). 

Inisiatif ini muncul di tengah dinamika global yang terfragmentasi, di mana kebutuhan akan teknologi yang aman dan dapat dipercaya semakin mendesak.

TTA dibentuk dengan prinsip utama kepercayaan terhadap teknologi tidak ditentukan oleh asal negara, melainkan oleh komitmen terhadap transparansi, perlindungan data, dan keamanan. 

Aliansi ini menekankan pentingnya standar global yang dapat diverifikasi untuk memastikan teknologi digunakan secara bertanggung jawab di berbagai wilayah.

Presiden dan CEO Ericsson Börje Ekholm mengatakan kolaborasi lintas industri menjadi kunci dalam membangun ekosistem digital yang aman.

“Tidak ada satu perusahaan atau negara pun yang dapat membangun sistem digital yang aman dan tepercaya sendirian. Kepercayaan dan keamanan hanya bisa dicapai melalui kerja sama,” ujarnya.

Aliansi ini juga merespons meningkatnya tuntutan dari pemerintah dan pengguna terhadap penyedia teknologi agar mampu menghadirkan sistem yang tidak hanya inovatif, tetapi juga tangguh terhadap risiko keamanan serta dampak sosial yang mungkin timbul.

Melalui kerja sama ini, para anggota TTA berkomitmen untuk membangun teknologi yang tidak hanya berfokus pada performa, tetapi juga memperhatikan aspek tata kelola, perlindungan data, serta keberlanjutan ekosistem digital.

Chief Global Affairs & Legal Officer Amazon David Zapolsky menilai kolaborasi ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap teknologi di tengah percepatan inovasi.

“Kolaborasi antara pelaku industri yang memiliki visi yang sama menjadi sangat penting untuk memperkuat kepercayaan konsumen dan memastikan manfaat teknologi dapat dimaksimalkan,” katanya.

Hal senada disampaikan Vice Chair dan President Microsoft Brad Smith, yang menekankan standar global dan kerja sama lintas negara menjadi faktor krusial dalam menjaga keamanan teknologi.

“Dalam lingkungan geopolitik saat ini, sangat penting bagi perusahaan dengan visi serupa untuk bekerja sama dalam menjaga keamanan dan mendorong standar global yang tinggi,” ujarnya.

Trusted Tech Alliance juga menetapkan lima prinsip utama sebagai fondasi operasional, mencakup tata kelola yang transparan, pengembangan teknologi yang aman, ketahanan rantai pasok, ekosistem digital yang terbuka dan inklusif, serta kepatuhan terhadap regulasi dan perlindungan data.

Selain memperkuat keamanan, aliansi ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi global melalui inovasi yang bertanggung jawab. 

Dengan pendekatan kolaboratif, TTA berupaya memastikan teknologi dapat memberikan manfaat luas sekaligus menjaga stabilitas dan kepercayaan di tingkat global.

×
back to top