×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

OpenAI Luncurkan ChatGPT Health untuk Diskusi Kesehatan

Oleh: Haidhar Ali Faqih - Kamis, 08 Januari 2026 15:29

OpenAI meluncurkan fitur ChatGPT helath yang ditujukan untuk berdiskusi secara khusus tentang kesehatan di ChatGPT.

OpenAI Luncurkan ChatGPT Health untuk Diskusi Kesehatan ChatGPT Health. dok. OpenAI

OpenAI meluncurkan fitur baru bernama ChatGPT Health yang menyediakan ruang khusus bagi pengguna untuk berdiskusi mengenai kesehatan. 

OpenAI mengungkapkan topik kesehatan dan kebugaran menjadi salah satu pembahasan paling dominan di ChatGPT. 

Setiap pekan, lebih dari 230 juta pengguna memanfaatkan platform tersebut untuk mengajukan pertanyaan terkait isu kesehatan.

Melalui ChatGPT Health, percakapan kesehatan dipisahkan dari obrolan umum pengguna. Percakapan tersebut dipisahkan agar konteks kesehatan pengguna tidak tercampur dengan topik lain. 

Jika pengguna membahas topik kesehatan di luar menu Health, sistem akan mengarahkan mereka untuk berpindah ke ruang khusus tersebut.

Meski terpisah, ChatGPT Health tetap dapat memanfaatkan konteks dari interaksi pengguna sebelumnya. 

Sebagai contoh, apabila pengguna pernah berdiskusi tentang rencana latihan maraton, ChatGPT akan memahami latar belakang tersebut saat pengguna membicarakan target kebugaran di ruang Health.

Fitur ini juga memungkinkan integrasi dengan data pribadi dan catatan kesehatan dari aplikasi kebugaran seperti Apple Health, Function, dan MyFitnessPal. 

Namun, OpenAI menegaskan percakapan dalam ChatGPT Health tidak digunakan untuk melatih model kecerdasan buatan mereka.

CEO of Applications OpenAI Fidji Simo dalam sebuah unggahan blog mengatakan ChatGPT Health dihadirkan sebagai respons atas berbagai tantangan dalam sistem layanan kesehatan, seperti tingginya biaya, keterbatasan akses, beban kerja tenaga medis, serta kurangnya kesinambungan perawatan pasien.

Di sisi lain, penggunaan chatbot berbasis kecerdasan buatan untuk isu medis masih menyimpan risiko. Model bahasa besar (large language models/LLM) seperti ChatGPT bekerja dengan memprediksi jawaban yang paling mungkin, bukan memastikan kebenaran secara mutlak. 

Selain itu, AI juga berpotensi menghasilkan informasi yang keliru.

Dalam ketentuan layanannya, OpenAI menegaskan ChatGPT “tidak dimaksudkan untuk digunakan dalam diagnosis atau pengobatan kondisi kesehatan apa pun.”

×
back to top