Masuk AWS Marketplace, VIDA Perluas Layanan Identitas Digital Indonesia ke Pasar Global
VIDA resmi hadir di AWS Marketplace, memperluas layanan identitas digital Indonesia ke pasar global dengan solusi verifikasi dan autentikasi terintegrasi.
Solusi identitas digital VIDA masuk AWS Marketplace. dok. Vida
Penyedia solusi identitas digital dan pencegahan penipuan asal Indonesia, VIDA, memperluas jangkauan layanannya ke pasar global melalui kehadiran resmi di Amazon Web Services (AWS) Marketplace.
Langkah ini memungkinkan organisasi pengguna AWS di berbagai negara mengakses solusi VIDA, mulai dari verifikasi identitas, autentikasi, hingga tanda tangan digital secara lebih praktis dan terintegrasi.
Melalui AWS Marketplace, pelanggan dapat mengaktifkan layanan autentikasi VIDA langsung dari ekosistem AWS yang telah mereka gunakan.
Proses pengadaan menjadi lebih sederhana karena memanfaatkan alokasi belanja AWS yang sudah disepakati, dengan sistem penagihan terintegrasi dalam satu platform.
- Privy Catat 71 Juta Pengguna dan Perkuat Identitas Digital Tangkal Penipuan Online
- Indonesia Dinilai Perlu Perkuat Infrastruktur dan Akselerasi Investasi Digital
- Antisipasi Musim Belanja Akhir Tahun, Pelaku Retail Harus Berpikir Seperti Perusahaan Teknologi Hadapi Lonjakan Data
- Penggunaan AI Makin Masif di Indonesia, Infrastruktur Digital Jadi Pendorong Inovasi
Pendekatan ini dinilai dapat memangkas proses administratif sekaligus mempercepat implementasi layanan identitas digital di lingkungan cloud.
Founder dan Group CEO VIDA Niki Luhur mengatakan ekspansi ini menjadi tonggak penting bagi pihaknya dalam membawa kapabilitas spesialisnya ke tingkat global.
“Pencapaian ini mencerminkan komitmen VIDA untuk membawa kapabilitas spesialis kami ke panggung global, selaras dengan standar keamanan internasional, sekaligus memperkuat fokus kami dalam membangun ekosistem identitas digital yang tepercaya bagi bisnis berskala besar,” ujarnya.
Di tengah akselerasi transformasi digital lintas industri, kebutuhan akan sistem verifikasi identitas yang aman, andal, dan skalabel terus meningkat.
Layanan VIDA dirancang untuk memastikan keabsahan identitas pengguna sekaligus mendeteksi potensi penipuan sejak tahap awal dengan dukungan kecerdasan buatan (AI).
Seluruh kapabilitas tersebut dikembangkan agar tetap memenuhi standar regulasi dan kepatuhan, tanpa mengorbankan pengalaman pengguna maupun efisiensi operasional.
Tren global turut memperkuat relevansi langkah ini. Riset MarketsandMarkets memproyeksikan pasar verifikasi identitas global akan hampir berlipat ganda pada 2028, didorong meningkatnya risiko penipuan digital, regulasi yang kian ketat, serta percepatan adopsi teknologi digital.
Saat ini, platform VIDA memverifikasi sekitar 2,5 juta identitas setiap hari dengan memanfaatkan teknologi biometrik yang terhubung ke basis data identitas nasional. Pendekatan ini membantu mengidentifikasi akun palsu dan identitas sintetis yang semakin sulit ditangani dengan metode konvensional.
“Kehadiran VIDA di AWS Marketplace memungkinkan perusahaan di seluruh dunia mengadopsi layanan identitas digital terverifikasi dengan lebih cepat sekaligus memanfaatkan fleksibilitas dan keandalan infrastruktur AWS,” tambah Niki.
Ke depan, VIDA memandang kolaborasi dengan AWS sebagai fondasi strategis untuk memperkuat integrasi teknis, mendorong inovasi berkelanjutan, serta memperluas adopsi solusi identitas digital terverifikasi, khususnya di Asia Tenggara seiring pesatnya pertumbuhan ekonomi digital kawasan.









