EVOS Divine Susul RRQ Kazu dan Bigetron ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring
EVOS Divine lolos dramatis ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring bersama RRQ Kazu dan Bigetron by Vitality.
EVOS Divine lolos ke Grand Finals FFWS 2026 Spring. dok. Garena
Free Fire World Series Southeast Asia 2026 Spring pekan keempat babak Knockout berakhir dramatis bagi tim-tim Indonesia. EVOS Divine berhasil mengamankan tiket terakhir menuju Grand Finals, menyusul RRQ Kazu dan Bigetron by Vitality yang lebih dulu lolos pada pekan sebelumnya.
EVOS Divine memastikan tempat di partai puncak usai finis di peringkat keenam klasemen akhir dengan total 211 poin, unggul 24 poin atas HEAVY yang berada tepat di bawah zona lolos.
Hasil tersebut sekaligus menjaga asa Indonesia untuk berbicara banyak di Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring yang akan digelar di Ho Chi Minh City, Vietnam, pada akhir Mei mendatang.
Perjalanan EVOS Divine menuju Grand Finals tidak berjalan mudah. Tim berjuluk Macan Putih itu terus berada di batas akhir zona aman sepanjang pekan keempat dan mendapat tekanan ketat dari sejumlah tim Vietnam seperti P Esports, HEAVY, dan WAG.
- RRQ Juara Delta Force National Championship Season 2, Sapu Bersih Turnamen Tanpa Kekalahan
- Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu Lolos ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring
- Zepetto Buka Kesempatan Mahasiswa Jadi Atlet Esport Profesional Lewat PBCT 2026
- FFWS SEA 2026 Week 1: Indonesia Tertahan, Thailand Kuasai Klasemen Awal
Bahkan pada hari terakhir pertandingan, EVOS Divine sempat keluar dari enam besar dan berada di ambang eliminasi sebelum akhirnya berhasil mengamankan posisi setelah HEAVY tereliminasi lebih awal pada dua gim penentuan.
Pemain EVOS Divine, Rasyah Rasyid atau EVOS RASYAH, mengatakan hasil tersebut menjadi pembuktian penting bagi timnya setelah menjalani musim yang tidak mudah.
“Status kami sebagai juara dunia EWC 2025 ternyata tidak membuat perjalanan tim menjadi mudah. Masih banyak kesalahan yang harus kami perbaiki dan itu tidak boleh terulang di Grand Finals nanti,” ujar Rasyah.
Di sisi lain, nasib berbeda dialami ONIC dan Shadow Esports.
ONIC gagal menembus enam besar setelah hanya finis di posisi ke-10 dengan 135 poin. Hasil tersebut membuat ONIC dipastikan absen di Esports World Cup 2026 cabang Free Fire.
Kegagalan ini menjadi pukulan tersendiri bagi ONIC karena terjadi setahun setelah mereka sukses menjadi juara FFWS SEA 2025 Spring.
Pemain ONIC, Adam Ramdani atau ONIC ADAM, mengakui timnya kecewa gagal mempertahankan performa terbaik musim ini.
“Target tim sejak awal adalah mempertahankan gelar juara dan bermain di EWC 2026. Banyak evaluasi yang harus kami lakukan, baik secara permainan maupun pengambilan keputusan di dalam pertandingan,” ujar Adam.
Sementara itu, Shadow Esports harus menerima kenyataan pahit setelah finis di dasar klasemen dengan 119 poin dan dipastikan terdegradasi ke Free Fire Nusantara Series 2026 Fall (FFNS).
Padahal, Shadow Esports sempat tampil menjanjikan pada hari pertama dengan berada di posisi ketujuh klasemen sementara sebelum performa mereka terus menurun di dua hari berikutnya.
Pemain Shadow Esports, Juan Daniel Titarsole atau SE. JUAN, mengatakan timnya akan menjadikan hasil musim ini sebagai pelajaran untuk bangkit kembali.
“Kami sudah memberikan yang terbaik di setiap pertandingan, tetapi hasil akhirnya memang belum sesuai harapan,” ujar Juan.
Dengan berakhirnya babak Knockout, total 12 tim dipastikan lolos ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring, termasuk tiga wakil Indonesia yakni Bigetron by Vitality, RRQ Kazu, dan EVOS Divine.
Selain FFWS SEA, RRQ Kazu juga sukses meraih gelar juara FFCM Indonesia 2026 Summer usai mengalahkan EVOS Divine dengan skor 3-2 di partai final mode Clash Squad.
Kemenangan tersebut memastikan RRQ Kazu dan EVOS Divine akan mewakili Indonesia di FFCM SEA 2026 Summer untuk menghadapi tim terbaik Asia Tenggara lainnya.
Rangkaian Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring akan berlangsung pada 30–31 Mei 2026 dengan format Point Rush dan perebutan gelar juara utama.









