×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu Lolos ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring

Oleh: Tek ID - Senin, 11 Mei 2026 17:45

Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu lolos ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring, sementara tiga tim Indonesia masih berjuang.

Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu Lolos ke Grand Finals FFWS Penampilan RRQ Kazu di pekan ketiga FFWS SEA 2026 Spring. dok. Garena

Dua wakil Indonesia, Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu, berhasil mengamankan tiket menuju Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia 2026 Spring usai tampil impresif sepanjang pekan ketiga yang berlangsung pada 8–10 Mei 2026.

Kedua tim Indonesia tersebut lolos otomatis setelah tampil sebagai pemuncak klasemen pada hari berbeda. Bigetron by Vitality menguasai pertandingan hari pertama, sementara RRQ Kazu tampil dominan di hari kedua. 

Mereka lolos bersama empat tim lain asal Thailand dan Vietnam, yakni All Gamers Global, Team Falcons, Twisted Minds, dan GOW.

Keberhasilan Bigetron by Vitality menjadi sorotan setelah mereka tampil konsisten dengan strategi double sniper sepanjang pertandingan. Tim berjuluk Robot Merah itu menutup laga dengan satu Booyah, 59 poin eliminasi, dan total 98 poin yang memastikan posisi puncak klasemen.

Kapten Bigetron by Vitality, Rapik Hidayat mengatakan hasil tersebut menjadi jawaban atas keraguan terhadap peluang timnya lolos ke babak final.

“Hasil pekan ini menjadi jawaban bagi orang-orang yang meragukan kami bisa masuk Grand Finals. Tapi tujuan kami belum selesai karena target utama tetap menjadi juara,” ujar Rapik Hidayat.

Tak kalah dramatis, RRQ Kazu sukses bangkit setelah tampil buruk di dua game awal hari kedua. Tim ini kemudian tampil agresif di empat pertandingan tersisa dengan meraih total 92 poin atau rata-rata 23 poin per game hingga akhirnya finis di posisi pertama dengan total 93 poin.

Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi pembuktian bagi pemain anyar RRQ Kazu, Mufazzal Wafiy Zhafran atau RRQ RANZ. 

Setelah sempat terpuruk di pekan pertama dan lebih banyak dicadangkan pada pekan kedua, RANZ kembali dipercaya tampil dan langsung membantu timnya lolos ke Grand Finals.

“Kerja tim yang luar biasa membuat kami bisa bangkit dari dua game awal yang buruk dan finis di peringkat pertama. Semoga tren positif ini bisa terus berlanjut hingga Grand Finals,” kata RRQ RANZ.

Sementara itu, tiga wakil Indonesia lainnya, yakni ONIC, EVOS Divine, dan Shadow Esports, masih harus berjuang di pekan terakhir untuk memperebutkan tiket tersisa menuju babak final di Ho Chi Minh City, Vietnam.

ONIC sebenarnya sempat tampil menjanjikan lewat Booyah di game pertama pertandingan penutup pekan ketiga. 

Namun performa mereka menurun di game-game berikutnya. EVOS Divine juga tampil agresif, tetapi kesulitan bertahan hingga late game, sementara Shadow Esports gagal mempertahankan performa apik sehari sebelumnya.

Hasil tersebut membuat EVOS Divine finis di posisi kelima dengan 84 poin, ONIC di posisi keenam dengan 60 poin, dan Shadow Esports di peringkat ke-10 dengan 43 poin.

Pelatih ONIC Ahmad Fadly Masturoh mengakui timnya kecewa gagal mengunci tiket final lebih cepat. Namun ia memastikan ONIC akan memanfaatkan kesempatan terakhir di pekan keempat.

“Masih ada kesempatan di pekan keempat, kesempatan terakhir yang tidak akan kami sia-siakan,” ujar Ahmad Fadly Masturoh.

Pekan keempat FFWS SEA 2026 Spring akan berlangsung pada 15–17 Mei 2026 dan menjadi fase penentuan bagi tim-tim tersisa. 

Selain memperebutkan tiket Grand Finals, fase ini juga menentukan tim Indonesia yang harus terdegradasi ke Free Fire Nusantara Series. Jika gagal finis di enam besar klasemen akhir, ONIC, EVOS Divine, atau Shadow Esports dipastikan harus turun kasta ke kompetisi nasional.

×
back to top