Nawadata Mulai Bidik Pasar Global, Siapkan Transformasi Bisnis Teknologi
Nawadata memasuki usia ke-11 dengan transformasi dari project ke product, platform hingga intelligence serta membidik peluang pasar global.
Perayaan ulang tahun ke-11 PT Nawadata. dok. Nawadata
PT Nawadata Solutions (Nawadata) mulai mengarahkan transformasi bisnisnya dari pengembangan berbasis proyek menuju produk, platform hingga teknologi berbasis intelligence.
Memasuki usia ke-11, perusahaan teknologi tersebut juga membidik peluang untuk memperluas jangkauan bisnis di luar Indonesia.
Transformasi tersebut dijalankan melalui tiga arah pengembangan, yakni Project to Product, Product to Platform, hingga Software to Intelligence.
Strategi itu ditujukan untuk memperkuat kemampuan Nawadata menghadirkan solusi teknologi yang lebih mudah dikembangkan dalam skala besar dan menyesuaikan kebutuhan pelanggan.
- Aset Bank Syariah Tembus Rp1.061 Triliun, Transformasi Digital Jadi Tantangan Berikutnya
- Red Hat Dorong Kemandirian Digital lewat Sovereign Cloud dan Private AI
- DTI-CX 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Transformasi Digital Nasional
- ERP Indonesia Perluas Jejak di Manufaktur Global Lewat Implementasi BZone di Mattel Indonesia
Nawadata juga melihat peluang membawa solusi, teknologi, dan keahlian yang dikembangkannya menuju pasar global.
Arah pengembangan bisnis itu disampaikan bertepatan dengan peringatan hari jadi ke-11 Nawadata bertema “Eleven to Elevate” di Jakarta, Rabu (9/9/2026).
CEO Nawadata Johan Peterson mengatakan perjalanan perusahaan selama lebih dari satu dekade tidak hanya menghasilkan perangkat lunak, produk, teknologi, dan tim.
Menurut dia, kepercayaan menjadi salah satu fondasi utama yang dibangun perusahaan selama periode tersebut.
“Selama satu dekade pertama, kita memang membangun software. Kita membangun products. Kita membangun technology. Kita membangun teams. Tetapi sebenarnya ada sesuatu yang jauh lebih penting yang kita bangun: kepercayaan. Trust,” kata Johan.
Menurut perusahaan, kepercayaan tersebut dibangun melalui hubungan dan kolaborasi dengan pelanggan, mitra, serta karyawan.
Fondasi itu kemudian menjadi modal Nawadata untuk memasuki tahap pengembangan bisnis berikutnya.
Memasuki tahun ke-11, Nawadata ingin bergerak melampaui model pengembangan teknologi berbasis proyek.
Tahapan Project to Product diarahkan untuk mengembangkan kemampuan perusahaan dari pengerjaan proyek menjadi solusi berbentuk produk.
Berikutnya, Product to Platform menjadi arah untuk membangun kapabilitas yang dapat dikembangkan dan digunakan dalam skala lebih luas.
Sementara arah Software to Intelligence menjadi bagian dari upaya Nawadata meningkatkan kapabilitas teknologi menuju solusi yang semakin relevan dengan kebutuhan pelanggan.
Strategi tersebut juga menjadi landasan Nawadata untuk menjajaki peluang di luar pasar Indonesia.
Nawadata menyatakan ingin membawa inovasi dan keahlian teknologi yang telah dikembangkan menuju tingkat global.
Selain transformasi bisnis, Nawadata menempatkan kolaborasi antartim sebagai salah satu fondasi pertumbuhan perusahaan melalui nilai “Win Together”.
Nawadata menggambarkan kontribusi tersebut melalui keterkaitan fungsi penjualan, engineering, dan delivery.
Tim penjualan berperan membangun peluang dan kepercayaan pelanggan, sedangkan tim engineering mengembangkan inovasi serta kapabilitas teknologi.
Sementara tim delivery bertugas memastikan solusi yang dikembangkan memberikan nilai kepada pelanggan.
Nawadata memandang pertumbuhan perusahaan perlu berjalan bersama dengan pengembangan individu di dalam organisasi.
Pesan tersebut menjadi salah satu bagian perayaan HUT ke-11 Nawadata yang digelar secara hybrid di Ballroom Pullman Hotel Central Park, Jakarta, serta melalui konferensi video.
Acara diikuti karyawan dari APL Tower Jakarta, Synergi Building, dan Kantor Cabang Yogyakarta bersama jajaran direksi dan komisaris.
Perayaan juga diisi dengan sesi “Elevate Story”, penunjukan Agent of Change, serta Commitment Board yang digunakan karyawan untuk menuliskan komitmen mereka selama satu tahun ke depan.









