×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

Grab Akselerasi 5 Startup AI Lokal, Bidik Solusi untuk Bisnis hingga Keuangan

Oleh: Tek ID - Selasa, 01 September 2026 20:45

Grab memilih lima startup AI untuk GVV Batch 9 yang akan menguji solusi lewat pilot project di sektor bisnis, keuangan, dan rantai pasok.

Grab Akselerasi 5 Startup AI, Bidik Solusi untuk Bisnis Startup yang lolos GVV Batch 9. dok. Grab

Grab Indonesia memilih lima startup berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk mengikuti Grab Ventures Velocity (GVV) Batch 9. 

Kelima perusahaan rintisan tersebut akan mengembangkan solusi mulai dari rekrutmen, operasional tenaga kerja, layanan keuangan, commerce, hingga rantai pasok protein halal.

Lima startup yang terpilih adalah Algobash, Dash, Fineksi, Grivy, dan Sekilo. 

Mereka disaring dari ratusan pendaftar untuk mengikuti program akselerasi yang tahun ini mengusung tema “Grab For Indonesia: Building an AI-Powered Resilient Ecosystem”.

Program tersebut ditujukan bagi startup tahap post-seed dengan fokus mengembangkan solusi AI yang dapat menjawab kebutuhan bisnis, mitra pengemudi, pengguna, hingga masyarakat.

Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan GVV Batch 9 juga menjadi sarana untuk membawa pengalaman Grab dalam mengembangkan dan menerapkan AI lebih dekat kepada pendiri startup di Indonesia.

“Melalui kolaborasi dengan para peserta GVV, solusi yang mereka kembangkan dapat terus diuji dan disempurnakan agar relevan dengan kebutuhan pasar, masyarakat, serta ekosistem digital di Indonesia,” ujar Neneng.

Algobash mengembangkan solusi AI untuk proses rekrutmen dan penilaian kandidat. Teknologinya mencakup wawancara video berbasis AI, asesmen psikometri, serta pengujian kemampuan teknis.

Dash bergerak di pengelolaan operasional tenaga kerja frontline yang tersebar di berbagai lokasi. 

Solusinya meliputi penjadwalan pekerja, distribusi tugas, penggajian, hingga akses terhadap armada kendaraan listrik.

Sementara Fineksi mengembangkan teknologi AI untuk sektor jasa keuangan. 

Platformnya digunakan untuk membantu institusi keuangan mengolah dokumen, menganalisis laporan keuangan, serta mendukung proses penilaian risiko dan credit underwriting.

Grivy berfokus pada commerce intelligence dengan menghubungkan interaksi konsumen secara daring dan transaksi di kanal luring. 

Startup tersebut menggunakan atribusi online-to-offline, AI commerce agents, serta promosi digital untuk membantu bisnis memahami perilaku pelanggan.

Adapun Sekilo membangun sistem operasi berbasis AI untuk rantai pasok protein halal di Indonesia. 

Solusinya mencakup pencocokan pasokan dengan permintaan, pemrosesan, cold storage, logistik, hingga pembiayaan.

Kelima startup akan mendapatkan akses ke pendampingan, pengembangan kepemimpinan, serta kesempatan menjalankan pilot project bersama Grab.

Program GVV Batch 9 berlangsung ketika jumlah startup AI di Indonesia terus bertambah.

Grab menyebut saat ini terdapat lebih dari 45 startup AI di Tanah Air. Namun, berdasarkan data yang disampaikan dalam materi program, porsi pendanaan startup AI Indonesia baru sekitar 4 persen dari total pendanaan AI di kawasan ASEAN-10.

Kondisi tersebut menunjukkan masih besarnya ruang pengembangan bagi startup AI lokal, baik dari sisi akses modal, jaringan, maupun kesempatan menguji teknologi dalam kebutuhan bisnis yang nyata.

Untuk memperluas akses tersebut, GVV Batch 9 menggandeng Superbank, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Sweef Institute.

Kolaborasi ini memberikan para peserta akses terhadap ekosistem perbankan digital, jaringan industri, keahlian, serta peluang pendanaan.

Presiden Direktur Superbank Tigor M. Siahaan mengatakan kolaborasi menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan perusahaan rintisan.

“Perjalanan Superbank hingga hari ini juga tidak lepas dari dukungan kuat ekosistem Grab dan OVO, yang menunjukkan besarnya peran kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan,” ujar Tigor.

Ia mengatakan pada GVV Batch 9, Superbank akan melangkah lebih jauh dengan menjalankan pilot pertama bersama salah satu startup terpilih.

Grab Ventures Velocity pertama kali diluncurkan pada 2018. Hingga Batch 9, lebih dari 800 startup telah mendaftar dalam program tersebut dan 40 startup tercatat menjadi alumni.

×
back to top