HP Pamerkan Masa Depan Dunia Kerja di CES 2026, Hadirkan AI PC Terbaru dan Revolusi Gaming
HP di CES 2026 memamerkan AI PC ringan, notebook 85 TOPS, Copilot di printer, dan laptop gaming baru untuk masa depan kerja.
Ilustrasi apliasi HP Workforce Exprience Platform (WXP). dok. HP
HP memanfaatkan panggung CES 2026 untuk menegaskan arah baru dunia kerja yang lebih manusiawi, fleksibel, dan digerakkan kecerdasan buatan (AI).
Sejumlah inovasi diperkenalkan, mulai dari AI PC ultra-ringkas dengan performa AI lokal, notebook berdaya komputasi tinggi, hingga integrasi AI langsung di perangkat printer, sebagai respons atas meningkatnya tekanan kerja global dan kebutuhan produktivitas yang berkelanjutan.
HP menyoroti adanya kesenjangan kepuasan kerja, yaitu hanya sebagian kecil pekerja yang memiliki relasi sehat dengan pekerjaannya.
Di tengah disrupsi, HP menilai investasi pada perangkat dan teknologi yang tepat dapat menggandakan peluang hubungan kerja yang sehat, bahkan meningkat signifikan ketika perusahaan berkomitmen nyata pada pengembangan tenaga kerja.
Sorotan utama datang dari HP EliteBoard G1a, AI PC teringan dan terkecil dari HP yang terintegrasi dalam sebuah keyboard yang mendefinisikan ulang konsep desktop untuk mobilitas kerja.
Perangkat ini memungkinkan pemrosesan AI lokal sehingga pekerjaan tetap optimal, di mana pun pengguna berada.
Untuk segmen profesional, HP memperkenalkan HP EliteBook X G2 Series dan HP OmniBook Ultra 14, notebook komersial dan konsumen pertama yang menghadirkan hingga 85 TOPS NPU untuk menjalankan berbagai aplikasi AI secara bersamaan, ditenagai platform Qualcomm Snapdragon® X2 Elite.
Seluruh lini OmniBook juga diperbarui dengan Snapdragon® X2 dan layar OLED, termasuk HP OmniBook 3 16 yang diklaim menawarkan daya tahan baterai terpanjang di dunia untuk AI PC konsumen OLED 16 inci.
HP juga memperluas AI ke area yang kerap luput dari sorotan, yaitu printer.
Melalui integrasi Microsoft Copilot pertama pada HP Office Print, pengguna dapat merangkum dokumen, menerjemahkan, dan mengelola pekerjaan langsung dari perangkat printer—mendorong alur kerja yang lebih cepat dan aman.
Di sisi pengelolaan teknologi informasi, HP Workforce Experience Platform (WXP) kini dilengkapi kemampuan pemulihan tingkat firmware.
Fitur ini memungkinkan tim TI menangani masalah perangkat kritis dengan lebih cepat, bahkan ketika sistem tidak dapat melakukan boot, penting bagi kelangsungan kerja hybrid dan organisasi dengan lingkungan kerja tersebar.
HP juga menghadirkan periferal ergonomis dan berkelanjutan untuk berbagai ruang kerja, serta memperkenalkan HP Digital Passport, pusat akses terpadu untuk panduan penggunaan, fitur unik, kisah keberlanjutan perangkat, hingga dukungan yang dapat disesuaikan.
Saat jam kerja usai, HP menyatukan OMEN dan HyperX di bawah satu merek gaming utama, HyperX, sekaligus meluncurkan HyperX OMEN MAX 16. Laptop gaming ini dirancang dengan sistem pendingin internal penuh untuk performa tinggi, didukung OMEN AI dan keyboard high-polling rate, menegaskan fokus HP pada pengalaman end-to-end, dari kerja hingga hiburan.
Di sisi lain, sebagai bagian dari komitmen sosialnya, HP mengumumkan pembukaan pendaftaran Future of Work Accelerator 2026. Program ini menyediakan pendanaan 100.000 dolar AS, perangkat keras dan solusi HP senilai 100.000 dolar AS, serta pelatihan dan pendampingan enam bulan.
Untuk pertama kalinya, accelerator dibuka bagi organisasi nirlaba dan perusahaan dengan fokus AI dan masa depan dunia kerja. Pendaftaran dibuka 12 Januari hingga 6 Februari.









