×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

Dunia Kerja Makin Digital, Ini Skill yang Banyak Dicari Perusahaan

Oleh: Dhanisa Julia Putri - Jumat, 25 September 2026 18:58

Kemampuan mengolah data, berpikir kritis, memahami keamanan siber, hingga teknologi cloud juga masih dibutuhkan.

Dunia Kerja Makin Digital, Ini Skill yang Banyak Dicari Ilustrasi skill digital. dok. Magnific

Perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan (AI) mengubah kebutuhan dunia kerja saat ini. 

Jika sebelumnya kemampuan digital lebih banyak dikaitkan dengan bidang teknologi, kini berbagai sektor juga mulai membutuhkan pekerja yang mampu memanfaatkan teknologi untuk menunjang pekerjaan.

Kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu teknologi yang paling banyak mendapat perhatian.

Namun, kemampuan digital yang dibutuhkan perusahaan sebenarnya tidak berhenti pada AI. 

Kemampuan mengolah data, berpikir kritis, memahami keamanan siber, hingga teknologi cloud juga masih dibutuhkan.

Hal ini terlihat dalam Coursera Job Skills Report 2026. Laporan tersebut menganalisis tren pembelajaran dari hampir 6 juta enterprise learners dan lebih dari 7.000 organisasi. 

Salah satu temuan utamanya adalah meningkatnya minat terhadap generative AI (GenAI), dengan pendaftaran pembelajaran GenAI di kalangan enterprise learners naik 234 persen secara tahunan.

Lantas apa saja kemampuan digital yang saat ini banyak dicari perusahaan? Berikut beberapa diantaranya menurut Coursera Job Skill Report 2026 dan Telkom. 

1. Generative AI - Kemampuan untuk menggunakan AI dalam membantu dan mempercepat pekerjaan. 

Pekerja perlu menggunakan chatbot dengan memahami cara memberikan instruksi yang tepat dan melakukan pemeriksaan kembali terhadap hasilnya. 

2. Data Analytics - Kemampuan untuk membaca dan mengolah data untuk mendukung sebuah keputusan. 

Coursera mencatat permintaan terhadap kemampuan data quality meningkat 108% secara tahunan, sedangkan data cleansing meningkat 103%. 

Kemampuan tersebut diperlukan untuk memastikan data yang digunakan perusahaan tetap akurat dan dapat diolah.

Di Indonesia, Telkom juga memasukkan data analytics sebagai salah satu kemampuan yang dibutuhkan dalam ekosistem talenta digital. 

Data dapat digunakan perusahaan untuk memahami pelanggan, melihat tren, hingga membantu pengambilan keputusan.

3. Critical Thinking - Kemampuan untuk mengevaluasi informasi dan hasil yang diberikan oleh AI. 

Pasalnya, hasil yang diberikan teknologi tidak selalu bisa langsung dipercaya atau digunakan.

Menurut laporan Coursera, pembelajaran critical thinking meningkat di berbagai kelompok. Pada pembelajar bidang data, misalnya, pertumbuhannya mencapai 168 % secara tahunan.

4. Cybersecurity - Pemahaman terhadap cara menjaga data dari sistem ancaman digital. 

Telkom memasukkan cybersecurity sebagai salah satu kompetensi yang dibutuhkan dalam pengembangan talenta digital. 

Kemampuan ini diperlukan untuk membantu perusahaan melindungi data dan layanan digital dari berbagai anca

5. Cloud Computing - Pemahaman terhadap teknologi cloud yang digunakan untuk mendukung layanan digital. 

Cloud computing juga menjadi salah satu kemampuan teknologi yang masih relevan. Perusahaan menggunakan teknologi cloud untuk mendukung penyimpanan data, aplikasi, dan berbagai layanan digital.

Meningkatnya kebutuhan skill digital bukan berarti semua pekerja harus menjadi programmer atau AI engineer.

Skill yang dibutuhkan dapat berbeda tergantung pekerjaan. Yang semakin penting adalah kemampuan memahami teknologi dan menggunakannya untuk mendukung pekerjaan.

Dunia kerja yang semakin digital membutuhkan kombinasi antara kemampuan teknologi dan kemampuan manusia. AI memang menjadi salah satu skill yang banyak dicari perusahaan, tetapi kemampuan mengolah data, berpikir kritis, menjaga keamanan informasi, dan memahami teknologi pendukung juga tetap dibutuhkan.

×
back to top