Uber targetkan IPO 2019 mendatang

Setelah berganti CEO, Uber mulai menatap kemungkinan IPO sebagai salah satu strategi bisnisnya.

Dara Khosrowshahi, CEO Uber, menyebutkan bahwa perusahaanya berencana melantai di bursa saham 2019 mendatang. Keterangan ini disampaikan Dara pada panggung konferensi New York Times Dealbook (9/11).


BACA JUGA

Xiaomi cari dukungan bank untuk masuk bursa saham

Dekati akhir tahun, Twitter lebih untung

Twitter dalam masalah, 60 juta pengguna pergi tiap bulan


Melalui laporan TechCrunch (9/11), Dara memang memasukkan strategi IPO dalam rencana Uber, setelah dia mengambil alih kursi CEO dari Travis Kalanick awal tahun ini. Dara memproyeksikan IPO Uber ini akan terlaksana dalam 18-36 bulan ke depan. Kini, dengan konfirmasinya di depan sebuah konferensi resmi, maka 2019 adalah target pasti Uber untuk melantai.

Dalam kesempatan itu juga, Dara menjelaskan bahwa Uber akan mendapatkan sisi kurang menguntungkan menjadi perusahaan publik. "Dengan adanya sorotan terhadap kami, itu bukanlah sebuah keuntungan," ujarnya.

Dara dan Travis memang memiliki pandangan berbeda dalam menatap masa depan Uber. Travis lebih memilih agar Uber tetap menjadi perusahaan privat selama mungkin. Travis tidak pernah melihat adanya kebutuhan mendesak bagi Uber untuk masuk ke bursa saham.

Dara juga mengatakan bahwa rencana untuk go public tidak berimbas apa pun dengan kesepakatan sebelumnya bersama SoftBank. Dara yakin, Uber dan SoftBank akan segera mengeluarkan pernyataan terkait ini, namun waktunya masih tertunda meski meyakini juga bahwa momen itu pasti akan tiba.

SoftBank sebagai investor utama Uber tidak punya niatan khusus untuk membuat Uber menjadi perusahaan go public. Menurut Dara, pendanaan Uber nantinya tidak akan bergantung dari strategi IPO yang dicanangkannya.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: