sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id asus
Selasa, 28 Jul 2020 14:41 WIB

START SUMMIT Tokopedia ungkap infrastruktur SRE dan Multi Cloud Tokopedia

Dibalik mudahnya menggunakan aplikasi Tokopedia, ada sejumlah orang yang berjibaku membangun sistemnya. Merekalah System Administrator dan Software Engineer.

START SUMMIT Tokopedia ungkap infrastruktur SRE dan Multi Cloud Tokopedia

Tokopedia kembali menggelar konferensi START Summit Extension 2020. Seperti bulan lalu, konferensi ini kembali digelar secara online di Tokopedia Play dan Live YouTube. Diselenggarakan rutin setiap bulan, kali ini Tokopedia menyajikan tema “SysAdmin Day: The Fantastic Heroes of All Things Tech”. Sesuai temanya, konferensi kali ini membahas peran System Administrator di Tokopedia. 

Ada dua tema yang dibicarakan, yakni Managing Infrastructure with an SRE Mindset dan How Tokopedia Works with a Multi Cloud Networks. Masing-masing tema menghadirkan dua pembicara. 

Pada sesi pertama, Prima Adi dan Bayu Rizky, keduanya merupakan Senior Software Engineer membagikan pengalaman mereka tentang bagaimana awalnya Tokopedia mengelola infrastruktur secara manual. Kala itu pengelolaan masih mengandalkan intervensi manusia, misalnya untuk melakukan proses permintaan new instance dan membuat pipelines. Kemudian uji coba dilakukan bersama software engineer. 

Prima Adi juga menjelaskan bagaimana Tokopedia mengadopsi sistem otomasi dengan meberapkan beberapa tools, seperti GitOps, VM Autoscale, Kubernet Deployment dan Canary Manager. Sistem otomasi diperlukan karena kebutuhan SRE Di Tokopedia semakin hari semakin meningkat. 

Case kita ada karena skala Tokopedia sudah memerlukan untuk melakukan hal-hal tersebut. Semakin besar skalanya, pasti semakin tinggi kebutuhan untuk menerapkan automation. Jadi, jangan pernah ragu untuk meng-otomasi sesuatu jika memang di rasa perlu,” kata Bayu di akhir pemaparan mengenai SRE. 

Sementara di sesi kedua, ada Denny Ernesjz, Lead Software Engineer dan Andrew Jaya Effendy, Distinguished Engineer yang menjadi pembicara. Mereka berbagi pengalaman mengenai bagaimana Tokopedia menggunakan Multi Cloud untuk menangani trafik yang datang.

Multi Cloud menjadi pilihan agar Tokopedia tidak hanya bergantung pada satu cloud provider saja. Hal ini memungkinkan Tokopedia untuk mendapatkan setiap kelebihan yang ditawarkan masing-masing penyedia layanan Cloud dan memaksimalkan potensinya. 

Menurut Denny, mengelola Multi Cloud bukan hal yang mudah. Ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, seperti perbedaan aspek masing-masing provider yang membutuhkan skill sets yang berbeda untuk masing-masing vendor. 

Tidak hanya itu, tantangan juga datang dari aspek cost tracking. Tokopedia sendiri mengaku sudah memiliki central cost tracking agar dapat melihat dengan transparan, cloud mana saja yang digunakan. 

Saat ini, beberapa cloud yang digunakan oleh Tokopedia memiliki fungsi yang berbeda-beda. Denny menyebut bahwa Cloud A digunakan untuk transactional services, Cloud B untuk analytics dan multimedia services, dan Cloud C untuk backend services. Selain itu, Tokopedia juga mengandalkan private cloud yang digunakan untuk transaksi partner. 

Masing-masing cloud ini terhubung melalui Private Link Partner yang menggunakan beberapa komponen, seperti VPC, Router dan Cloud Interconnect.
 

Share
back to top