Realme X bak diva di kelas menengah

Setelah merasa cukup melakukan penetrasi di kelas mainstream, realme bergegas naik panggung untuk menggoda pengguna gadget di kelas premium.

Mencari smartphone di kisaran Rp4 jutaan itu sebenarnya mudah, namun yang sulit adalah menentukan pilihan yang tepat. Karena saat ini pengguna menjadi sangat pemilih ketika ingin membeli produk. Jika bisa, dapat barang semurah-murahnya namun memiliki spesifikasi yang cukup mumpuni.

Sementara, kita tidak bisa mengharapkan vendor untuk selalu memberikan produk murah namun menawarkan spesifikasi tinggi. Seperti yang dilakukan vendor asal Tiongkok (baca :Mi), yang melakukan penetrasi pada generasi muda dengan menghadirkan smartphone murah dengan performa yang cukup baik.


BACA JUGA

Realme umumkan smartphone empat kamera 64MP

Realme 5 saingi Mi A3 dengan chipset serupa, Snapdragon 665

RealmeOS diprediksi meluncur akhir tahun


Di lain sisi, kehadiran realme di industri smartphone juga menggunakan cara yang kurang lebih sama, memfokuskan targetnya pada generasi muda. Awalnya, realme menawarkan smartphone kelas menengah. Namun tak perlu waktu lama, realme tengah beranjak ke ranah premium. Mereka mengenalkan realme X, smartphone baru rasa premium yang kabarnya akan dibanderoal di harga Rp4 jutaan.

Desain segar yang tampil mewah

Realme X mengusung layer Super AMOLED berukuran 6,53 inci dengan ukuran bezel yang sangat tipis. Layar dengan resolusi FHD+ 2340 x 1080 piksel tersebut terlindung Gorilla Glass 5 dan sudah mendukung pemindaian sidik jari pada layar.

Fitur in-display fingerprint pada realme X terasa sangat gesit saat memindai sidik jari Anda. Tidak seperti beberapa vendor lain yang membutuhkan waktu agak lama, fitur in-display fingerprint pada realme X dapat membuka Lock Screen tidak sampai 1 detik, hanya sekitaran 0,33 detik saat kami mencobanya. Hal ini berkat dukungan sensor sidik jari optik Goodix terbaru serta teknologi DSP acceleration engine yang mengoptimalkan algoritma saat proses pemindaian sidik jari.

Realme X juga menghilangkan notch atau poni kamera selfie untuk memberikan tampilan layar lebih luas. Sebagai gantinya, desain kamera pop-up yang dipilih. Kameranya ditempatkan di tengah, tidak di pinggir seperti yang ditawarkan Vivo V15.

Fokus tampil mewah, realme X menggunakan polesan chrome pada sisi-sisi smartphone. Sementara di sisi belakang, realme X menampilkan back cover dengan kilapan seperti mutiara dan kembali menampilkan aksen chrome pada housing kamera utama.

Bodinya terasa kokoh dan padat. Tampaknya realme juga memperhatikan material yang digunakan untuk menekankan kesan mewah tidak hanya dari desain, namun juga dari material yang dipilih.

Agar semakin terkesan premium, realme X sudah menggunakan port pengisian daya berjenis type-C yang diletakkan bersebelahan dengan jack audio dan speaker eksternal.

Bisakah jadi diva di antara primadona?

Menyasar generasi muda yang ingin merasakan pengalaman smartphone kelas atas, realme membekali smartphone ini dengan spesifikasi yang cukup oke. Alih-alih tetap memberikan spesifikasi seperti smartphone kebanyakan, realme menggandeng Qualcomm sebagai otak komputasinya.

Realme X menggunakan prosesor delapan inti Qualcomm Snapdragon 710, GPU Adreno 616, RAM LPDDR4X 8GB dan kapasitas penyimpanan 128GB. Kabarnya smartphone ini akan dibanderol pada harga 4 jutaan.

Harga tersebut tergolong menggiurkan, mengingat spesifikasi yang dibawa realme X biasanya hanya bisa didapat pada smartphone pada level premium atau flagship. Brand pesaing seperti Vivo V15 pun membanderol smartphone-nya pada kisaran Rp4,4 juta ketika rilis. Namun hanya menawarkan spesifikasi yang umum ditawarkan pada segmen tersebut. Prosesor MediaTek P70, GPU Mali-G72 MP3, RAM 6 GB dan kapasitas penyimpanan internal 64/128 GB.

Biar tidak penasaran, berikut gambaran performa realme X dengan Vivo V15 yang notabene bersaing pada rentang harga yang sama. Kami uji menggunakan beberapa aplikasi benchmark, berikut hasilnya:

Dari beberapa kali pengujian di atas, performa smartphone baru realme terlihat mengungguli Vivo V15. Di beberapa pengujian, realme X terlihat cukup dominan mengalahkan skor dari smartphone yang berada di rentang harga yang sama.

Karena menyasarnya anak muda, realme X juga menyiapkan fitur penunjang dalam bermain gim. Untuk itu realme mengenalkan beberapa fitur mulai dari teknologi pendingin dengan menggunakan beberapa komponen seperti gel, tembaga foil, serpihan grafit dan paduan aluminium untuk mencapai konduktif termal yang baik.

Selain itu ada fitur frame boost yang dapat menjaga alokasi daya yang sesuai untuk memenuhi persyaratan kinerja agar dapat meningkatkan pengalaman bermain gim dan mengurangi lag. Tak heran, saat dipakai untuk memainkan gim PUBG, realme X dapat mendukung grafis pada tingkat high dengan frame rate yang cukup stabil di 30 fps ketika dipantau menggunakan aplikasi gamebench.

Performa kelas atas dengan desain kamera pop-up kekinian

Memasuki segmen premium, kamera tentu juga diperhatikan. Oleh karenanya realme X membawa kombinasi kamera utama dan kamera muka yang cukup menarik untuk dibahas.

Dari kamera utama, realme X menggunakan kombinasi dua kamera dengan modul 48MP menggunakan sensor Sony IMX586 dan modul 5MP. Kedua kamera tersebut diletakkan pada sebuah housing yang didukung LED flash.

Menu antarmuka kamera realme X sejatinya berbekal banyak fitur, namun dibuat sederhana agar mudah dalam penggunaannya, seperti mode Chroma Boost. Mode ini dapat menampilkan kecerahan warna pada foto disertai detail yang baik. Hasilnya, foto menggunakan mode Chroma Boost akan tampak lebih tajam dengan kecerahan warna yang sama baiknya.

Kemudian salah satu mode yang diandalkan realme adalah Nightscape. Mode Nightscape pada realme didukung AI yang dapat mengambil foto dalam kondisi gelap atau malam hari dengan tingkat kecerahan serta detail yang baik. Kebetulan, Vivo V15 pun memiliki mode untuk mengambil foto pada malam hari, bagaimana hasilnya?

Hasil foto yang diambil menggunakan mode ini terlihat lebih natural jika dibanding dengan smartphone pada Vivo V15. Hasilnya, foto malam hari menggunakan realme mampu memberikan tingkat akurasi warna yang lebih baik, kecerahan cahaya yang tidak berlebihan, serta tidak kekuningan seperti hasil foto yang dihasilkan Vivo V15.

Selain kedua mode tadi, realme X juga menawarkan kemampuan foto dengan resolusi 48MP. Realme terlebih dulu melakukan riset dan konfigurasi perangkat keras hingga menghasilkan kualitas foto yang optimal. Kemudian dipasangkan pada kombinasi kamera utama 48MP (Sony IMX586) + kamera sekunder 5MP.

Kamera utama memiliki sensor 1/2.0 inci dan aperture f/1.7 yang besar. Quad-in-one pixel technology Quad (Binning Pixel) meningkatkan pixel tunggal menjadi 1,6um. Kombinasi tersebut memastikan hasil yang solid untuk menghasilkan hasil foto layaknya model smartphone flagship.

Realme X memiliki beberapa mode pada tampilan antarmuka kameranya, yang pertama adalah Photo. Mode Photo kamera akan didukung AI Scene untuk mendapatkan hasil foto yang paling optimal menurut pemindaian AI. Pengguna juga bisa mendapatkan dukungan AI Beauty ketika hendak berswafoto. Pada mode ini juga, pengguna dapat menghasilkan foto berukuran 48MP dengan rasio 4:3 melalui ikon menu di pojok kanan atas.

Sedangkan pada mode Portrait, kamera realme X akan memberikan efek bokeh di belakang subjek secara otomatis. Fitur ini berkerja baik pada kamera utama juga kamera utamanya. Namun, pada mode Portrait, pengguna juga akan ditawarkan pengaturan mode Beauty untuk mendapatkan hasil foto yang sesuai dengan keinginan pengguna.

Sementara untuk kualitas perekaman videonya, realme X sudah mendukung resolusi rekam hingga 60 fps pada resolusi 1080p. Namun, ketika resolusi diubah menjadi 4K, frame rate-nya secara otomatis akan berubah menjadi 30 fps saja.

Sekarang kita bergerak ke kamera selfie yang menurut kami cukup unik untuk dibahas, karena realme X ikut menggunakan desain kamera pop-up.

Mekanisme bergerak seperti yang ditawarkan realme X ini memang cukup ramai dipakai belakangan ini. Mengingatkan kami pada tren yang sempat booming beberapa tahun lalu. Pada saat itu, perangkat komunikasi sebagian besar mengadopsi desain bergerak atau slider. Namun, perlahan desain tersebut mulai ditinggalkan karena memiliki satu kelemahan, yakni daya tahan.

Anehnya, setahun belakangan, mekanisme desain seperti ini kembali ramai digunakan pada smartphone baru. Bahkan beberapa produsen menyematkan desain mekanisme ini pada seri premium. Hanya saja, agar terlihat berbeda ditambahkan dukungan motorik agar terlihat lebih kekinian.

Karena cukup penasaran dengan desain kameranya, kami melakukan sedikit pengujian soal daya tahannya. Untungnya kameranya tergolong cukup bandel dan mampu bertahan dari pengujian kami. Pengujian yang kami lakukan cukup mneyeluruh, mulai dari kecepatan pop-up nya yang sangat singkat (hanya 0,74 detik), kekuatan motornya, kekuatan desain kamera pop-up nya, serta fitur tambahan yang dibenamkan realme untuk menarik kamera selfienya ketika terjatuh.

Hasilnya, kamera selfie realme X memang bandel dan kuat. Biar lebih jelas, kamu bisa tonton videonya dibawah tulisan ini.

Mengusung kamera dengan modul 16MP (Sony IMX471) dan dukungan AI, realme X bisa menjanjikan foto selfie yang berkualitas, baik dari detail gambar atau sentuhan AI yang akan banyak digemari kaum hawa karena dapat menampilkan sapuan pada wajah sehingga tampak lebih cantik, natural dan tidak terlalu lebay.

mode Photo & Portrait

Hasil foto selfie yang dihasilkan pada kamera realme X masih dapat menampilkan rona merah pada wajah subjek, begitu juga warna rambut subjek yang terlihat kemerahan. Sementara pada hasil foto selfie V15, subjek jadi terlihat putih dan kurang natural.

Meski begitu, detail warna pada background foto selfie tetap dipertahankan. Hal ini dapat dilihat dari ketajaman warna daun di sisi kiri objek. Sementara warna daun pada V15 tampak lebih pucat.

Di mode selfie, realme X juga menawarkan dua mode yakni Pano dan Time-Lapse yang menawarkan pengambilan gambar panorama dan perekaman dengan interval waktu untuk membuat konten yang menarik. Untuk hasil rekam kamera selfie-nya, realme X sudah mendukung resolusi hingga 1080p pada 30 fps.

Bak diva yang menggoda

Hadirnya realme X bak diva yang akan menggoda pengguna gadget di Tanah Air. Desain mewah, membawa spesifikasi layaknya flagship, kinerja kelas atas, desain kamera pop-up kekinian, dan berbagai macam fitur menarik lainnya menjadi hal yang menggiurkan dari realme X.

Namun, memboyong spesifikasi layaknya flagship, tentu harganya tidak murah. Namun, bagaimana jika ternyata realme akan menjualnya di segmen menengah. Rp 4 jutaan misalnya, bisa saja smartphone ini menjadi diva baru pada segmen tersebut.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: