Realme 3 dijual dengan kondisi bootloader unlocked

Tidak banyak manufaktur yang mau sukarela membuka akses bootloader pada smartphone-nya. Namun tidak dengan Realme melalui smartphone Realme 3.

Realme 3 dijual dengan kondisi bootloader unlocked Source: Patardo/Tek.id

Realme memberikan sebuah keputusan unik ketika merilis Realme 3. Perusahaan ini mengumumkan dengan lugas bahwa pihaknya membuka akses bootloader di Realme 3. Langkah ini termasuk baru bagi Realme. Pasalnya tidak semua manufaktur mau dengan sukarela membuka akses bootloader untuk para pengguna smartphone-nya.

Untuk diketahui, dengan terbukanya bootloader, berarti pengguna Realme 3 dapat melakukan berbagai kustomisasi di perangkatnya. Felix Christian, Product Manager Realme Indonesia menyatakan bahwa kustomisasi yang dilakukan melalui akses bootloader tersebut tidak akan menghapus status garansinya.


BACA JUGA

Spesifikasi Realme 5 dan Realme 5 Pro yang diresmikan di India

Realme umumkan smartphone empat kamera 64MP

Realme 5 saingi Mi A3 dengan chipset serupa, Snapdragon 665


Bootloader sejatinya merupakan sebuah program yang mampu memberikan akses lebih kepada pengguna smartphone untuk memodifikasi sistem, fitur, bahkan memasang custom ROM. Namun perlu diperhatikan, mengutak-atik bootloader dapat menghilangkan beberapa data di ponsel. Biasanya, sebelum membuka bootloader, pengguna smartphone diwajibkan untuk membuat data cadangan ponselnya.

Dalam hal ini, Realme menekankan bahwa tidak akan ada data atau fitur yang hilang dengan terbukanya bootloader di Realme 3. Kustomisasi di Realme 3 dapat dilakukan dalam batas tertentu.

“Fitur-fitur bawaan yang menjadi kekhasan Realme tidak akan bisa diubah dari menu bootloader,” ujar Felix Christian.

Kendati tidak menjelaskan secara rinci aspek apa saja yang bisa diubah dari terbukanya bootloader di Realme 3, namun Felix menjanjikan bahwa hal ini akan mengakomodir pengembangan yang dilakukan para pengguna Realme 3.

Untuk diketahui, ini merupakan pertama kalinya Realme menjual ponsel dengan kondisi bootloader yang terbuka. Meski begitu, perusahaan asal Cina ini sudah memberikan restu untuk membuka bootloader pada perangkat sebelumnya, terutama Realme 2 Pro. Hal tersebut disampaikan melalui sebuah cuitan pada November 2018 lalu.

Membuka bootloader berarti juga membuka akses untuk melakukan root pada smartphone Android. Nah, Realme memiliki kebijakan sendiri untuk Realme 3 yang sudah di-root. Felix menyatakan, garansi akan tetap berlaku jika proses root yang dilakukan tidak melanggar dan mengubah batasan yang sebelumnya sudah ditetapkan Realme.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: